Jumat, 21 Agustus 2026

Rico Waas Tinjau Gudang Bulog, Dorong Percepatan Distribusi Beras SPHP

Rabu, 27 Agustus 2025 12:23 WIB
Rico Waas Tinjau Gudang Bulog, Dorong Percepatan Distribusi Beras SPHP
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas (kiri), bersama Kadis Koperasi dan UKM, Benny Iskandar Nasution, mengecek kualitas beras SPHP di Gudang Bulog Jalan Jemadi, Medan Timur, Senin (25/8/2025). (Dok/Diskominfo Medan)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meminta Perum Bulog mempercepat sekaligus memperluas distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar tradisional maupun Rumah Pangan Kita (RPK). Permintaan ini disampaikan usai dirinya meninjau gudang Bulog di Jalan Jemadi, Kelurahan Pulo Brayan II, Kecamatan Medan Timur, Senin.

Dalam kunjungan tersebut, Rico menemukan stok beras SPHP dalam kondisi aman dengan jumlah yang cukup besar. Namun, lambatnya penyaluran ke pasar membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkannya.

“Kami minta suplai lebih cepat dan masif. Jangan sampai masyarakat kesulitan membeli beras SPHP. Stok yang ada harus benar-benar sampai ke tangan warga,” tegasnya.

Rico datang bersama Pimpinan Cabang Perum Bulog Medan Wilayah Sumut, Rafky Ismael, Plt Dirut PD Pasar, Imam Abdul Hadi, Kadis Koperasi dan UKM, Benny Iskandar Nasution, Kadis Ketahanan Pangan, Gelora Kurnia Putra Ginting, serta Camat Medan Timur, Noor Alfi Pane. Mereka juga ikut meninjau langsung kondisi beras di area penyimpanan.

Berdasarkan data Bulog, stok beras di gudang Jalan Jemadi mencapai 15.000 ton, sementara total pasokan untuk Kota Medan sekitar 45.000 ton. Angka itu dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang rata-rata mencapai 30.000 ton per bulan.

“Artinya, stok sebenarnya aman. Persoalannya justru di distribusi. Inilah yang harus segera kita benahi agar beras SPHP lebih cepat sampai ke pasar,” ujar Rico.

Ia menambahkan, harga beras SPHP saat ini dipatok Rp13.100 per kilogram, lebih murah dibanding beras premium yang berkisar Rp15.500–Rp17.000 per kilogram.

Namun, Rico mengungkapkan masih ada kendala suplai di tingkat RPK. Menurut ketentuan, setiap RPK seharusnya mendapat pasokan dua ton per minggu, tetapi realisasi di lapangan tidak sesuai. Karena itu, Pemko Medan akan menggelar rapat khusus bersama Bulog dan PD Pasar guna mempercepat distribusi.

Selain SPHP, Rico juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan program Gerakan Pangan Murah (GPM) di kecamatan-kecamatan. Melalui GPM, beras dijual dengan harga Rp11.600 per kilogram atau Rp58.000 per kemasan 5 kilogram.

“Program GPM ini harus dimasifkan dan disosialisasikan, supaya masyarakat tidak panik ketika harga beras premium naik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rico memastikan kualitas beras SPHP sangat layak dikonsumsi masyarakat dengan tingkat patah hanya 5 persen.

“Kami ingin menjamin ketersediaan SPHP di pasar. Itu yang terus kami kawal,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi
Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI
Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri
komentar
beritaTerbaru