Rabu, 07 Oktober 2026

Digitalisasi Pajak Jadi Instruksi Rico Waas untuk Kepala Bapenda Medan

Minggu, 24 Agustus 2025 07:12 WIB
Digitalisasi Pajak Jadi Instruksi Rico Waas untuk Kepala Bapenda Medan
Wali Kota Rico Waas saat melantik Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M Agha Novrian Kamis (21/8/2025) di Ruang Rapat III Balai Kota. (Dok/Humas)
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya penerapan sistem digitalisasi pajak dalam rangka mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menutup potensi kebocoran pajak. Instruksi ini disampaikan langsung kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M Agha Novrian, pada Jumat.

Rico menekankan, berbagai sektor pajak seperti Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga pajak restoran masih memiliki potensi besar untuk mendongkrak PAD, asalkan dikelola secara transparan dan bebas dari kebocoran.

“Yang terpenting jangan lagi bicara soal kebocoran. Banyak sektor yang bisa diperkuat untuk meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Rico.

Menurutnya, Kepala Bapenda yang baru dilantik harus segera mengevaluasi seluruh struktur organisasi, meneliti kinerja setiap bagian, serta memastikan proses pemungutan pajak berjalan efektif. Rico juga mengingatkan agar tidak ragu menindak tegas oknum petugas yang diduga bermain mata dengan wajib pajak.

“Jangan takut menindak petugas yang bermain pajak dengan pelaku usaha. Semua ada aturan dan ketentuannya, jadi harus diperiksa dengan betul,” tegas politisi Partai NasDem tersebut.

Selain pengawasan, Rico mendorong inovasi dalam pengelolaan pajak dengan menerapkan Medan Satu Data. Program ini diyakini mampu memperkuat basis pendataan wajib pajak sekaligus memudahkan proses penagihan.

“Kita harus bisa wujudkan One NJOP, One Data, One Click. Dengan sekali klik, langsung tahu nilai NJOP dan kewajiban pembayaran sesuai aturan,” jelasnya.

Ia menambahkan, digitalisasi akan menjadi kunci dalam menciptakan sistem pajak yang lebih transparan, akurat, dan efisien. Dengan pemanfaatan teknologi, Pemko Medan tidak perlu lagi mengandalkan metode manual yang rawan celah.

“Kalau ditanya berapa NJOP, jangan lagi buka buku. Sekarang sudah ada teknologi. Fungsikan dengan baik agar penagihan pajak lebih cepat dan tersistem,” pungkasnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
Wabup Taput Dampingi Menkop RI Beri Kuliah Umum di UNITA, Dorong Generasi Muda Manfaatkan Koperasi
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
komentar
beritaTerbaru