Jumat, 21 Agustus 2026

Wagub Surya Resmikan Pembangunan Jembatan Wihara Mahakaruna, Lambang Harmoni Antarumat Beragama

Jumat, 22 Agustus 2025 12:24 WIB
Wagub Surya Resmikan Pembangunan Jembatan Wihara Mahakaruna, Lambang Harmoni Antarumat Beragama
Wakil Gubernur Sumut Surya bersama Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Presiden World of Buddhist Sangha Council Maha Bhiksu Hui Siong Mahanayaka, Forkopimda Sumut, dan tokoh agama melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan dan jalan menuju Wihar
Deliserdang (buseronline.com) - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dalam peletakan batu pertama pembangunan jembatan dan jalan akses menuju Wihara Mahakaruna Buddhist Center (MKBC), di Komplek Cemara Abadi, Percut Sei Tuan, Deliserdang, Rabu.

Dalam sambutannya, Surya menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut bukan hanya sekadar menghadirkan jembatan sepanjang 20,60 meter dengan lebar 10 meter, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai simbol penghubung harmoni antarumat beragama di Sumut.

“Jembatan ini tidak hanya sarana fisik, tetapi juga penghubung antara umat, masyarakat, dan pemerintah. Kita ingin membangun infrastruktur sosial berupa kebersamaan, toleransi, dan harmoni kehidupan beragama,” ujar Surya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menumbuhkan semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan tersebut. “Mari kita bersama-sama memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan harapannya agar umat Buddha menjadikan Wihara Mahakaruna bukan hanya sebagai rumah ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan moral dan pencerahan.

“Ajaran Buddha mengajarkan keseimbangan antara rasa dan rasio. Nilai-nilai Buddhis ini harus kita jadikan bagian dari budaya luhur bangsa,” kata Nasaruddin.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan Kementerian Agama terletak pada kemampuannya mendekatkan umat kepada agamanya masing-masing, termasuk umat Buddha agar semakin memahami ajaran dan filosofi agamanya.

Pesan serupa juga disampaikan Presiden World of Buddhist Sangha Council Maha Bhiksu Hui Siong Mahanayaka. Ia menekankan pentingnya memahami filosofi Bodhisatta yang penuh welas asih, kebijaksanaan, dan kesabaran demi menolong sesama.

“Hari ini kita membangun jalan yang baik, artinya memberikan akses lebih mudah bagi umat dalam beraktivitas. Semoga hasilnya membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa,” ungkapnya.

Acara peresmian pembangunan jembatan ini turut dihadiri Forkopimda Sumut, Bupati Deliserdang, jajaran OPD Sumut, tokoh agama, serta umat Buddha dari berbagai daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemkab Toba Sambut 30 Delegasi IIGCE 2026, Potensi Pariwisata Jadi Sorotan
Menkes Tinjau Pelayanan Kesehatan Korban Gempa di RSUD Ruteng
10 Selongsong Peluru Ditemukan Usai Gangguan Tembakan di Asologaima
Hari Anak Merdeka 2026 di Cigugur, Kemendikdasmen Ajak Murid Rukun dan Berani Bermimpi
Lebih dari 150 Ribu Warga Padati Istana Merdeka Rayakan HUT ke-81 RI
Kantor PWI Sumut Kembali Dibobol Maling, Pipa Tembaga AC Dicuri
komentar
beritaTerbaru