Selasa, 14 April 2026

Wali Kota Resmi Buka Pelatihan Pemagangan ke Jepang, Peserta Diminta Jaga Nama Baik Tebingtinggi

Selasa, 29 Juli 2025 10:07 WIB
Wali Kota Resmi Buka Pelatihan Pemagangan ke Jepang, Peserta Diminta Jaga Nama Baik Tebingtinggi
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih didampingi Kadis Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Tebingtingi, Iboy Hutapea dan peserta pelatihan foto bersama di Aula UPTD Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin)
Tebingtinggi (buseronline.com) - Wali Kota Tebingtinggi, H Iman Irdian Saragih, secara resmi membuka Pelatihan Pemagangan ke Jepang Berdasarkan Unit Kompetensi Tahun Anggaran 2025 di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), Jalan Gunung Leuser BP7, Senin.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya menjaga disiplin dan nama baik selama menjalani program pemagangan di Jepang. Ia berharap para peserta mampu menjadi duta daerah yang membanggakan, baik bagi keluarga maupun Kota Tebingtinggi.

“Peraturan di negara itu wajib kita ikuti. Jadikan pengalaman ini sebagai pengalaman berharga. Ini juga suatu pekerjaan, jangan jadi beban, namun nikmati, syukuri, dan jalani,” pesan Wali Kota kepada para peserta.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Disnakerperin dan para instruktur yang telah mempersiapkan program pelatihan secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Disnakerperin Kota Tebingtinggi, Iboy Hutapea, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan RI dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan). Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan daya saing calon tenaga kerja Indonesia melalui pemagangan bersertifikat di Jepang.

Iboy menyebutkan, pelatihan berlangsung selama 35 hari atau setara dengan 280 jam pelajaran. Materi pelatihan meliputi matematika dasar, bahasa Jepang, dan latihan fisik. Kegiatan pembelajaran teori akan dilakukan di aula BLK, sedangkan latihan fisik dilaksanakan di Lapangan Brimob dan Lapangan Merdeka.

“Peserta pelatihan berjumlah 20 orang, didampingi oleh instruktur yang telah memiliki sertifikasi dan pengalaman kerja di Jepang minimal tiga tahun,” ujar Iboy.

Acara pembukaan juga dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh instansi terkait, antara lain Kabid, Sekretaris, dan perwakilan ASN Disnakerperin, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako Tebingtinggi Faisal Ahmad, serta para instruktur pelatihan, Muhammad Israk Ismail dan Ade Anggara.

Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal yang menjanjikan bagi para peserta untuk meniti karier internasional dan membawa harum nama Indonesia di kancah global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026
KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi
Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Hidupkan Suasana Distrik Muara
komentar
beritaTerbaru