Minggu, 12 April 2026

Rakorda PBK-PPS, Sekda Sumut Dorong Bangga Kencana Jadi Motor Peningkatan SDM

Senin, 28 Juli 2025 13:11 WIB
Rakorda PBK-PPS, Sekda Sumut Dorong Bangga Kencana Jadi Motor Peningkatan SDM
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Program Bangga Rencana oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut di Grand Mercure Hotel Jalan Sutomo Nomor
Medan (buseronline.com) - Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) diharapkan menjadi titik fokus utama dalam memperkuat sinergi lintas sektor, sekaligus memperteguh komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini dinilai krusial dalam upaya meningkatkan daya saing daerah menuju Indonesia Emas 2045.

Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Togap Simangunsong, saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PBK-PPS) Provinsi Sumut Tahun 2025, yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1, Medan, Senin.

"Kolaborasi lintas sektor dalam akselerasi program Bangga Kencana dan Quick Wins percepatan penurunan stunting melalui peta jalan pembangunan kependudukan sangat diperlukan. Kita tidak boleh bekerja dalam sekat sektoral, melainkan dalam satu gerakan yang terintegrasi dan berorientasi pada keluarga," ujar Togap.

Ia menekankan, sesuai visi dan misi Gubernur Sumut, persiapan SDM unggul harus dimulai dari hulu hingga hilir, yakni sejak masa kehamilan, anak usia dini, hingga lansia. Dalam konteks ini, program Bangga Kencana menjadi sangat vital dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Sumut secara menyeluruh.

Togap juga mendorong agar gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dapat dijalankan secara masif. Gerakan ini menyasar keluarga berisiko stunting melalui pendekatan bantuan gizi, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan. "Seluruh sasaran program Genting harus memperoleh manfaat bantuan, baik nutrisi maupun non-nutrisi, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan dunia usaha sebagai orang tua asuh," ungkapnya.

Selain itu, Program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) Berkelanjutan didorong agar diterapkan di seluruh tempat penitipan anak milik pemerintah daerah. Program ini penting guna mendukung tumbuh kembang anak usia dini. Begitu juga dengan pelaksanaan Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Unggul, yang dinilai sebagai kunci utama peningkatan kualitas hidup anak sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun.

"Pembentukan konsorsium Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Maju menjadi keharusan untuk menguatkan peran ayah dalam pengasuhan dan ketahanan keluarga. Sementara peningkatan kesejahteraan lansia melalui Program Berkah Sidaya (Lansia Berdaya) juga harus dipastikan berjalan. Ini penting, karena penghormatan terhadap lansia adalah cerminan peradaban kita," tambah Togap.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, Fatmawati, mengungkapkan bahwa capaian ayah yang telah mengikuti Program Tamasya di Sumut mencapai 1.129 orang atau setara 260,1 persen. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan di lapangan.

"Masih belum ada penguatan materi dalam Program Lansia Berdaya kepada pengelola program di tingkat provinsi dan kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sebagai pelaksana program Sidaya. Selain itu, model pencatatan dan pelaporan juga masih belum selesai, terutama untuk pemeriksaan kesehatan lansia yang menjadi bagian dari target Quick Win," ujarnya.

Fatmawati juga menyebutkan bahwa fitur dalam aplikasi GO Lantang belum berfungsi secara maksimal. Kondisi ini menyebabkan gangguan dalam proses pelaporan, khususnya untuk Sekolah Lansia. Oleh karena itu, ia mendorong adanya pemeliharaan sistem secara berkala untuk memastikan kelancaran program ke depan. (Galung)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru