Minggu, 12 April 2026

Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih Diikuti Rico Waas, Pemko Medan Dukung Program Presiden Prabowo

Selasa, 22 Juli 2025 12:26 WIB
Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih Diikuti Rico Waas, Pemko Medan Dukung Program Presiden Prabowo
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama jajaran mengikuti peluncuran nasional 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Senin (21/7/2025). (Dok/Diskomin
Medan (buseronline.com) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti peluncuran nasional program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih secara virtual dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Senin. Program ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto untuk membentuk 80.000 kelembagaan koperasi di seluruh desa dan kelurahan se-Indonesia.

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Presiden Prabowo di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dan disiarkan ke seluruh daerah. Turut hadir mendampingi Wali Kota Medan dalam agenda virtual tersebut, Wakil Wali Kota Medan H Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Medan Wong Chun Sen, perwakilan Kejaksaan Negeri Medan, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Senin 21 Juli 2025, saya, Presiden Prabowo Subianto, meluncurkan kelembagaan 80 ribu koperasi desa dan kelurahan merah putih. Terima kasih,” ujar Presiden Prabowo saat menekan tombol sirine sebagai simbol dimulainya program tersebut.

Peluncuran juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Badan Hukum Koperasi Merah Putih kepada sejumlah perwakilan ketua koperasi secara simbolis.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan bahwa koperasi adalah bentuk nyata gotong royong ekonomi rakyat dan lahir dari semangat memperkuat pihak-pihak lemah secara ekonomi.

“Konsep koperasi adalah konsep orang-orang lemah, untuk orang-orang lemah. Yang kuat, yang sudah kaya, biasanya membuat PT atau korporasi. Koperasi adalah wadah bagi yang lemah untuk bangkit bersama,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, kekuatan koperasi terletak pada kebersamaan, layaknya sapu lidi. Satu batang lidi lemah, tetapi bila disatukan bisa menjadi alat yang kuat dan berguna.

“Dari yang lemah-lemah, jika kita satukan, maka akan menjadi kekuatan. Dari ekonomi lemah, kita bangun menjadi kekuatan ekonomi nasional,” lanjut Prabowo.

Presiden juga mengungkapkan, koperasi kerap dianggap mengganggu oleh kekuatan kapitalis besar. Namun justru karena sifatnya yang inklusif, koperasi menjadi alat strategis perjuangan ekonomi rakyat kecil menuju kemerdekaan sejati.

“Koperasi adalah alat perjuangan ekonomi rakyat, menjadi jalan untuk mencapai kedaulatan ekonomi yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, menjelaskan bahwa saat ini sudah terdapat 80.081 koperasi berbadan hukum yang terbentuk. Selain itu, sebanyak 108 koperasi percontohan (mock-up) telah siap beroperasi.

Zulkifli menjelaskan, koperasi-koperasi tersebut akan fokus pada unit usaha keagenan seperti distribusi sembako, pupuk, dan LPG 3 kg, serta pengembangan cold storage dan apotek desa.

“Targetnya dalam empat bulan ke depan, seluruh Kopdes dan Kopkel Merah Putih telah beroperasi di masing-masing wilayah,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan kesiapan penuh Pemerintah Kota Medan untuk menyukseskan program nasional ini. Ia menyampaikan bahwa saat ini koperasi kelurahan telah terbentuk di 151 kelurahan se-Kota Medan, berdasarkan data dari Dinas UKM Koperindag Kota Medan.

“Kami Pemerintah Kota Medan siap mendukung sepenuhnya program ini. Mudah-mudahan dapat meningkatkan perekonomian daerah, khususnya memperkuat usaha-usaha ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan,” ujar Rico.

Ia juga berharap koperasi merah putih bisa menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang berdampak pada terciptanya kemandirian dan pemerataan ekonomi di tingkat akar rumput.

Program Koperasi Merah Putih menjadi bagian dari visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru