Minggu, 12 April 2026

Dorong Ekonomi Daerah, KDM Kembangkan Potensi Kearifan Lokal

Minggu, 20 Juli 2025 12:25 WIB
Dorong Ekonomi Daerah, KDM Kembangkan Potensi Kearifan Lokal
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama putrinya, Nyi Hyang Sukma Ayu, tampil dalam peragaan busana Sunda Karsa Fest: Karya Kreatif Jawa Barat 2025 di Trans Studio Mall, Bandung, Jumat (17/7/2025). (Dok/Humas Jabar)
Bandung (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong penguatan ekonomi daerah melalui pengembangan potensi lokal yang berbasis pada kearifan lokal dan ekosistem budaya.

Komitmen tersebut disampaikannya saat membuka Karya Kreatif Jawa Barat (KKJ) dan Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2025, rangkaian acara dari Sunda Karsa Fest 2025 yang digelar di Ballroom Trans Luxury Hotel dan Trans Studio Mall, Kota Bandung, pada 17–20 Juli 2025.

Menurut Dedi Mulyadi, promosi produk unggulan daerah seperti makanan khas, fesyen lokal, hingga seni kerajinan, merupakan langkah penting dalam memperkuat ekonomi kreatif dan memperluas pasar UMKM Jawa Barat.

“Saya senang karena ini merupakan salah satu cara untuk memperlihatkan dan mempromosikan produk unggulan dari berbagai daerah di Jawa Barat, baik makanan, pakaian, maupun karya seni lainnya,” ujar Gubernur yang akrab disapa KDM, Jumat.

Ia juga menekankan pentingnya penataan lingkungan dan infrastruktur daerah sebagai penunjang utama perkembangan sektor ekonomi kreatif.

“Kalau sungai-sungai di Jawa Barat sudah bersih, jalan tertata, lampu terang, hutan terjaga, maka produk seni dan budaya akan lebih diminati. Orang akan berbondong-bondong datang ke Jawa Barat,” tegasnya.

Acara Sunda Karsa Fest 2025 menghadirkan lebih dari 300 pelaku UMKM dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat, dan menampilkan lebih dari 100 ribu produk lokal berkualitas yang mencakup sektor fesyen, kriya, kuliner, hingga produk digital dan inovatif. Kegiatan ini diperkirakan dikunjungi sekitar 2.500 orang setiap harinya.

Tak hanya menampilkan pameran, festival ini juga menghadirkan berbagai talkshow tematik seperti pengembangan ekonomi syariah, desa wisata, pemanfaatan teknologi digital, urban farming, kajian gaya hidup halal, serta seminar dan pelatihan yang relevan untuk pelaku UMKM dan masyarakat umum.

Salah satu acara yang paling mencuri perhatian adalah fashion show, yang menampilkan karya desainer lokal dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Dalam momen istimewa tersebut, Gubernur KDM bersama putrinya, Nyi Hyang Sukma Ayu, turut memeriahkan panggung catwalk dengan mengenakan busana putih bernuansa etnik modern.

“Ini pengalaman baru, makanya saya ajak Nyi Hyang untuk ikut tampil,” ungkap Dedi sambil tersenyum.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, Muhamad Nur, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Bank Indonesia berkomitmen mendukung penguatan ekonomi kreatif daerah, terutama di sektor UMKM, melalui berbagai program pembinaan, digitalisasi, dan perluasan akses pembiayaan.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam membuka peluang pasar serta akses pembiayaan bagi UMKM di Jawa Barat,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, komunitas, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan sistem ekonomi lokal yang berdaya tahan, inklusif, dan berkelanjutan.

Festival ini diharapkan menjadi simbol kebangkitan ekonomi berbasis budaya, sekaligus memperkuat identitas Jawa Barat sebagai provinsi kreatif yang menjadikan kearifan lokal sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi daerah. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru