Minggu, 12 April 2026

Rico Waas Gagas Program Anti Bullying demi Perlindungan Anak di Sekolah

Minggu, 20 Juli 2025 12:09 WIB
Rico Waas Gagas Program Anti Bullying demi Perlindungan Anak di Sekolah
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memaparkan program anti bullying di sekolah saat menghadiri podcast peringatan Hari Anak Nasional 2025 bertema "Suara Anak Medan, Menuju Indonesia Emas 2045", di Kantor Yayasan PKPA, Medan, Jumat (18/7/2025). (Do
Medan (buseronline.com) - Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak-anak, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menggagas program anti-bullying di seluruh sekolah di Kota Medan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi menjadikan Medan sebagai Kota Layak Anak (KLA) serta bentuk nyata perlindungan terhadap generasi muda.

Komitmen tersebut disampaikan Rico Waas saat menjadi narasumber dalam podcast peringatan Hari Anak Nasional 2025 bertajuk "Suara Anak Medan, Menuju Indonesia Emas 2045", yang digelar di Kantor Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA), Jalan Abdul Hakim, Pasar 1 Setia Budi, Kecamatan Medan Selayang, Jumat.

“Guru sebagai orang tua kedua di sekolah memiliki peran penting untuk melakukan langkah-langkah preventif dalam mencegah tindakan bullying. Kami ingin memastikan anak-anak kita tidak hanya aman di rumah, tapi juga aman di sekolah,” ujar Rico Waas dalam acara tersebut.

Menurutnya, kekerasan dalam bentuk perundungan atau bullying dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan menghambat potensi mereka. Oleh karena itu, Rico menegaskan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, sekolah, dan pemerintah dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, empati, serta keamanan di lingkungan pendidikan.

Lebih lanjut, Wali Kota Medan juga memaparkan langkah-langkah konkret lainnya dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak. Di antaranya adalah dengan memperbanyak ruang terbuka ramah anak, menyediakan tempat belajar dan berkreasi, serta menyelenggarakan penyuluhan parenting kepada para orang tua dan calon orang tua.

“Ini penting tidak hanya untuk menjadikan Medan sebagai kota yang ramah anak, tetapi juga sebagai bentuk investasi masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rico Waas juga menyampaikan pandangannya bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas anak-anak hari ini. Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk merawat serta melindungi anak-anak layaknya anak sendiri.

“Anak adalah berkah dari Tuhan yang harus kita jaga dan kita siapkan masa depannya. Mereka adalah calon pemimpin Indonesia di masa mendatang,” tegasnya.

Meski demikian, Rico mengakui bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, baik dari sisi sosial, teknologi, maupun geopolitik global. Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya membekali anak-anak dengan mentalitas yang tangguh, kecerdasan intelektual, nilai-nilai budaya, dan rasa cinta tanah air sejak usia dini.

“Perhatian terhadap anak sangat penting karena perkembangan teknologi begitu cepat dan bisa memengaruhi pola pikir mereka. Kita harus mempersiapkan anak-anak kita sedini mungkin agar mereka tumbuh sebagai generasi yang siap menghadapi masa depan dan menjaga kedaulatan bangsa,” tutup Rico Waas. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
Bobby Nasution Dorong Pengembangan Ekosistem Balap di Sprint Rally Sumut 2026
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
komentar
beritaTerbaru