Jumat, 21 Agustus 2026

Pemkab Sergai Gelar Rakor TPPS: Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

Kamis, 17 Juli 2025 07:20 WIB
Pemkab Sergai Gelar Rakor TPPS: Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting
Bupati Sergai H Darma Wijaya diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kahar Effendi menyampaikan arahan saat membuka Rakor TPPS, Selasa (15/7/2025). (Dok/Kominfo Sergai)
Seirampah (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai (Pemkab Sergai) melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka memperkuat komitmen bersama dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai, Seirampah, Selasa, bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional.

Rakor TPPS dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kahar Effendi, mewakili Bupati Serdangbedagai, H Darma Wijaya.

Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Darma Wijaya menyampaikan bahwa penanganan stunting tidak hanya menyangkut persoalan teknis kesehatan, namun juga merupakan bagian penting dari pembangunan manusia secara menyeluruh.

“Keluarga merupakan pilar utama dalam membangun bangsa yang sehat dan kuat. Karena itu, penanganan stunting memerlukan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi,” ungkap Bupati.

Ia menekankan bahwa strategi penurunan stunting harus mencakup berbagai aspek, mulai dari edukasi gizi kepada calon pengantin dan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pembinaan pola asuh dan konsumsi makanan bergizi di lingkungan keluarga.

Bupati yang akrab disapa Bang Wiwik ini juga menyoroti pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak dan remaja. Minimnya kesadaran akan pentingnya keterlibatan ayah dinilai menjadi salah satu tantangan besar dalam penanggulangan stunting.

“Keterlibatan aktif seorang ayah dalam pengasuhan bukan hanya membentuk keluarga yang harmonis, tetapi juga melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif, termasuk paparan teknologi digital yang tidak bijak,” tegasnya.

Pemkab Sergai, lanjutnya, telah menyusun strategi komprehensif yang melibatkan edukasi kesehatan reproduksi, penyuluhan gizi seimbang, serta pembangunan karakter keluarga.

Upaya ini sejalan dengan semangat Gerakan Keluarga Berencana dalam membentuk keluarga kecil yang bahagia, sejahtera, dan bebas dari risiko stunting.

Bupati juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan stunting, mulai dari tenaga kesehatan, tokoh agama dan masyarakat, hingga institusi pendidikan.

“Pertemuan ini jangan hanya menjadi formalitas. Kita ingin membangun kesadaran kolektif bahwa keluarga adalah kekuatan utama bangsa. Dari keluarga yang sehat akan lahir generasi yang unggul dan berkualitas,” pungkasnya.

Rakor TPPS ini turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nina Deliana Hutabarat, Kepala Dinas P2KBP3A Sergai, Helminur Iskandar, serta jajaran perangkat daerah dan stakeholder terkait lainnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Ikut Seleksi Jadi PPPK Penuh Waktu Mulai 2027
Kemenkes Gandeng Jerman dan Bayer Perkuat Pasokan Suplemen Ibu Hamil
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar
O2SN 2026 Resmi Dibuka, 234.803 Murid Siap Unjuk Prestasi Olahraga
Kementan Gelontorkan Rp55,65 Miliar untuk Dorong Swasembada Bawang Putih di Lombok Timur
Barcelona Juara Joan Gamper 2026, Kalahkan Al Ahly 2-1
komentar
beritaTerbaru