Medan (buseronline.com) - Sebanyak 1.423 pengendara ditindak oleh Polda Sumatera Utara (Sumut) dan jajaran pada hari pertama pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2025 di wilayah hukum Polda Sumut.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan jumlah tersebut mengalami penurunan 10,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Jumlah itu menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1.593 penindakan terhadap pelanggar lalu lintas," ujar Ferry dalam keterangannya, Selasa.
Penindakan dilakukan dalam berbagai bentuk, yakni 873 teguran, 301 tilang manual, 105 tilang ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) mobile, dan 144 tilang ETLE statis.
Ferry menjelaskan, Operasi Patuh Toba tidak hanya fokus pada pengurangan angka pelanggaran dan kecelakaan, tetapi juga bertujuan meningkatkan disiplin dan kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas.
"Selain menegakkan aturan, operasi ini juga bertujuan membangun keteladanan personel kepolisian di lapangan. Petugas harus humanis namun tetap tegas, demi menjadikan keselamatan berlalu lintas sebagai tanggung jawab moral bersama," tegasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Sumut.
"Kami mengajak semua pihak untuk menjaga Sumatera Utara sebagai wilayah yang aman dan tertib berlalu lintas," pungkas Ferry. (R)
beritaTerkait
komentar