Minggu, 12 April 2026

Menuju Pelayanan Kesehatan Prima, Pemko Medan Siapkan UHC Premium

Jumat, 27 Juni 2025 10:08 WIB
Menuju Pelayanan Kesehatan Prima, Pemko Medan Siapkan UHC Premium
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan sambutan dalam Seminar Proposal Pengembangan Program UHC Premium di Kota Medan yang digelar di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (25/6/2025). (Dok/Diskominfo Kota Medan)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC) Premium. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh warga.

Pernyataan ini disampaikan Rico saat membuka Seminar Proposal Pengembangan Program UHC Premium yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan, di Balai Kota Medan, Rabu. Seminar ini menjadi langkah awal penyusunan kebijakan berbasis riset dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan di Kota Medan.

“Saya ingin UHC Premium terealisasi secepatnya sebagai wujud dari impian kita terhadap sistem pelayanan kesehatan yang prima di Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Melalui program ini, warga Medan nantinya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis cukup dengan KTP, baik di Puskesmas maupun Rumah Sakit, tanpa perbedaan kualitas layanan.

“Saya tidak ingin ada lagi keluhan soal kamar rawat inap yang penuh, pelayanan yang kurang ramah, atau fasilitas yang tidak memadai. Pasien UHC harus mendapat pelayanan setara dengan pasien umum,” tegasnya.

Rico juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh fasilitas kesehatan di Medan, termasuk rumah sakit swasta, untuk memberikan layanan yang humanis dan profesional.

“Saya harap tidak ada lagi penolakan pasien, terutama dalam kondisi darurat. Terima dulu, layani dengan baik, administrasi bisa menyusul,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rico mendorong agar rumah sakit di Medan mengembangkan spesialisasi layanan melalui sistem labelisasi, seperti rumah sakit khusus jantung, kanker, stroke, atau medical check-up. Hal ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menekan keinginan untuk berobat ke luar negeri.

“Jika rumah sakit kita menjamin layanan yang berkualitas, masyarakat pasti akan memilih berobat di Medan. Saya juga ingin layanan ambulans kita bisa terintegrasi,” imbuhnya.

Kepala Brida Kota Medan, Mansursyah, menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk merumuskan dasar ilmiah bagi kebijakan UHC Premium. Program ini akan dikembangkan dalam kurun waktu Juni hingga September 2025.

“Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi acuan strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat secara komprehensif dan berkelanjutan,” jelas Mansursyah.

Brida turut menggandeng tim tenaga ahli dari FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), yakni Dr Fernanda Putra Adela, Dr Agus Suriadi, dan Dr Selwendri, yang memberikan pandangan akademis untuk mendukung pengembangan kebijakan berbasis riset.

Seminar ini turut dihadiri Pimpinan Perangkat Daerah, Direktur RSUD, perwakilan rumah sakit swasta seperti RSU Murni Teguh, RSU Bunda Thamrin, dan RSU Royal Prima, serta seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kota Medan.

Dengan program UHC Premium, Pemko Medan berharap dapat menjamin hak kesehatan seluruh warga tanpa terkecuali, serta membangun sistem pelayanan publik yang inklusif dan berkualitas.

“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kita harus bergerak bersama,” tutup Wali Kota Rico Waas. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
Ribuan Kafilah Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-59 Kota Medan
KPK: Kampus Jadi Garda Depan Pembentukan Integritas Generasi Muda
Semarang Mountain Race 2026 Resmi Digelar, Ratusan Pelari Taklukkan Gunung Ungaran
Patroli Taktis Operasi Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan di Sinak
Kakorlantas: Kolaborasi dan Teknologi Kunci Sukses Operasi Ketupat 2026
komentar
beritaTerbaru