Selasa, 07 April 2026

Gubernur Sumut: Kutipan Ilegal di Pelabuhan Gunungsitoli Harus Diberantas

Senin, 16 Juni 2025 02:10 WIB
Gubernur Sumut: Kutipan Ilegal di Pelabuhan Gunungsitoli Harus Diberantas
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah, berbaju hijau muda) bersama jajaran pejabat dan petugas pelayaran saat peluncuran perdana KMP Jatra II di Pelabuhan Angin, Gunungsitoli, Jumat (13/6/2025).
Gunungsitoli (buseronline.com) - Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti praktik kutipan ilegal yang masih terjadi di Pelabuhan Gunungsitoli. Menurutnya, kutipan liar tersebut menjadi salah satu penyebab utama tingginya harga barang-barang di wilayah Kepulauan Nias.

Hal itu disampaikan Bobby usai melepas pelayaran perdana Kapal Motor Penumpang (KMP) Jatra II yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Angin, Gunungsitoli, Jumat. KMP Jatra II akan melayani rute penyeberangan Gunungsitoli-Sibolga sebagai moda transportasi laut alternatif bagi masyarakat Nias.

"Yang ilegal-ilegal harus kita berantas calo, kutipan-kutipan liar. Kalau bisa kita pangkas juga biaya-biaya lain karena semua itu berdampak pada mahalnya harga barang yang masuk ke Nias," kata Bobby menanggapi keluhan masyarakat terkait percaloan tiket dan pungutan liar di pelabuhan.

Ia juga meminta agar pihak pelabuhan dan operator kapal penyeberangan meningkatkan mutu pelayanan serta mempertimbangkan penurunan harga tiket agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kita tingkatkan pelayanan, dan kalau bisa kita turunkan lagi harga transportasi ini supaya masyarakat lebih nyaman menggunakannya,” ujarnya.

Sebelum hadirnya KMP Jatra II, rute Gunungsitoli-Sibolga hanya dilayani oleh kapal milik swasta, PT Wira Jaya Logitama Lines. Dengan beroperasinya kapal milik PT ASDP sebagai bagian dari BUMN, diharapkan biaya penyeberangan bisa ditekan.

Saat ini, tarif penyeberangan KMP Jatra II untuk penumpang dewasa sebesar Rp93.100 dan bayi Rp9.100. Sementara tarif kendaraan bervariasi tergantung golongan, mulai dari Rp114.000 (golongan I) hingga Rp10.592.500 untuk truk trailer (golongan IX).

“Saya harap tarif ini masih bisa dikaji ulang dan ditekan lagi agar lebih murah, tentunya tanpa mengurangi kualitas layanan,” tambah Bobby.

Direktur Utama PT ASDP, Heru Widodo menjelaskan bahwa KMP Jatra II sebelumnya melayani rute Lembar (NTB) - Jangkar (Jatim), dan kini telah dialihkan ke Gunungsitoli-Sibolga setelah melalui pemeriksaan kelayakan di Semarang.

“Kapal ini memiliki bobot 392 GT, panjang 90,7 meter, lebar 15,6 meter, dan mampu mengangkut 100 kendaraan serta 300 penumpang,” jelas Heru.

Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menyambut baik kehadiran Jatra II yang telah lama dinantikan masyarakat Nias sebagai solusi kebutuhan transportasi laut.

“Kami sangat bahagia karena transportasi laut sangat penting bagi kami untuk mobilitas barang dan orang. Pelayaran ini sudah lama dinantikan,” ujarnya.

Dalam kunjungannya, Gubernur Bobby juga sempat meninjau langsung fasilitas kapal, menyapa penumpang, dan menyerahkan bingkisan kepada sejumlah pengguna jasa.

Acara peluncuran pelayaran perdana ini turut dihadiri oleh para bupati se-Kepulauan Nias, Ketua DPRD Gunungsitoli Adrianus Zega, jajaran Forkopimda, serta perwakilan dari PT ASDP, PT Pelindo, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru