Selasa, 14 April 2026

Martua Grup Siap Investasi USD 500 Juta di Toba, Bupati Effendi: Pemkab Pastikan Kemudahan Investasi

Senin, 26 Mei 2025 12:50 WIB
Martua Grup Siap Investasi USD 500 Juta di Toba, Bupati Effendi: Pemkab Pastikan Kemudahan Investasi
Bupati Toba Effendi Napitupulu foto bersama dengan investor dari "Martua Grup", Senin (26/5/2025).
Balige (buseronline.com) - Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Toba. Salah satu konglomerat nasional, Martua Sitorus, melalui perusahaannya Karunia Prima Nastari (KPN) Properti Indonesia, menyatakan kesiapannya untuk menanamkan investasi sebesar USD 500 juta di sektor properti dan pariwisata di kawasan Sibisa, Kabupaten Toba.

Kehadiran investor besar ini disambut langsung oleh Bupati Toba, Ir Poltak Effendi Napitupulu, di ruang kerjanya di Balige, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Effendi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberi dukungan penuh terhadap rencana investasi tersebut.

“Kami pastikan kepada seluruh investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Toba, pemerintah daerah akan memberikan kemudahan. Yang pasti, kita akan mengikuti seluruh regulasi dan aturan yang berlaku,” ujar Bupati Effendi dengan tegas.

Dalam audiensi tersebut, KPN Properti Indonesia yang merupakan bagian dari Martua Grup, mengungkapkan rencananya untuk mengembangkan Rotua Toba Resort di atas lahan seluas hampir 300 hektar.

Pembangunan kawasan ini dirancang untuk memenuhi standar internasional dan menjadi destinasi unggulan di kawasan Danau Toba.

Margiman, Chief Operating Officer KPN Properti Indonesia, menyampaikan bahwa investasi ini merupakan wujud nyata dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan pariwisata di Toba.

“Kami dari KPN Properti, grupnya Bapak Martua Sitorus, ingin berinvestasi di Kabupaten Toba ini untuk mengembangkan daerah pariwisata yang memiliki standar internasional. Kami sangat bersyukur Pak Bupati sangat mendukung upaya yang telah kami paparkan,” ujar Margiman kepada wartawan usai pertemuan.

Terkait dengan nilai investasi yang disebut-sebut mencapai USD 500 juta, Margiman menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan estimasi jangka panjang untuk pengembangan selama 15 hingga 20 tahun ke depan.

“Angka itu masih perhitungan sementara dari rencana jangka panjang kami. Perlu waktu sekitar 15 sampai 20 tahun untuk realisasi penuh,” jelasnya.

Bupati Effendi juga berharap rencana besar ini dapat segera ditindaklanjuti. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan investor demi keberhasilan pembangunan dan kemajuan pariwisata di Toba.

“Kita berharap apa yang kita diskusikan hari ini bisa segera kita tindaklanjuti pelaksanaannya dan bisa segera berlangsung pembangunannya di Kabupaten Toba,” ujar Bupati Effendi penuh optimisme.

Rencana besar ini diharapkan menjadi angin segar bagi pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka banyak lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar. Kabupaten Toba tampaknya akan segera memasuki babak baru dalam sektor investasi dan pariwisata berskala internasional. (T1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi
Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Hidupkan Suasana Distrik Muara
Bareskrim Polri Ungkap Produksi Kosmetik Ilegal di Bogor, Tiga Tersangka Ditangkap
Satgas Nakes TNI Patriot Husada Gelombang VI Siap Bertugas ke Palestina
komentar
beritaTerbaru