Minggu, 12 April 2026

Bupati JTP Dorong Kemenyan Jadi Komoditi Unggulan Taput

Kamis, 22 Mei 2025 12:13 WIB
Bupati JTP Dorong Kemenyan Jadi Komoditi Unggulan Taput
Bupati Taput dan Wakilnya foto bersama dengan petugas PPL dan petani kemenyan di Aula Martua, Kamis (22/5/2025).
Tarutung (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menegaskan komitmennya untuk menjadikan kemenyan sebagai komoditi unggulan daerah.

Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Taput, Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat SSi MSi, dalam rapat koordinasi pengembangan hilirisasi kemenyan yang digelar di Aula Martua, Kantor Bupati Taput, Kamis.

Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Dr Deni Lumbantoruan MEng, Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Taput, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta tiga orang petani kemenyan dan satu orang pengepul dari setiap kecamatan.

Dalam pertemuan itu, setiap perwakilan kecamatan membawa data proyeksi jumlah petani, luas lahan tanam, serta produksi kemenyan per desa atau kelurahan di wilayahnya masing-masing. Data tersebut menjadi bahan penting dalam menyusun kebijakan pengembangan kemenyan yang terarah dan berkelanjutan.

“Kemenyan adalah komoditi ekspor yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi penggerak utama sektor pertanian kita. Selama ini, belum ada perhatian serius dalam pengelolaannya, baik dalam hal peremajaan tanaman, transfer teknologi budidaya, pengelolaan pascapanen, maupun akses pasar,” ujar Bupati JTP dalam arahannya.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendorong penguatan produksi, peningkatan kualitas, dan pengembangan industri hilir (hilirisasi) untuk menciptakan nilai tambah dari kemenyan.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa salah satu langkah awal yang penting adalah ketersediaan data yang akurat mengenai populasi tanaman per hektar, tingkat produksi, sebaran wilayah tanam, dan rantai pasoknya.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi dengan petani, pengepul, serta seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan. Data yang faktual menjadi dasar kuat dalam menarik minat investor untuk membangun industri pengolahan kemenyan di Tapanuli Utara,” tegasnya.

Wakil Bupati Deni Lumbantoruan menambahkan bahwa Pemkab Taput akan menyusun roadmap pengembangan kemenyan dari hulu ke hilir, termasuk pelatihan bagi petani, peningkatan infrastruktur pendukung, dan pembukaan akses pasar ekspor.

Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis bagi Pemkab Taput dalam menjadikan kemenyan sebagai motor penggerak ekonomi lokal.

Harapannya, program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. (T1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Kemendikdasmen Genjot Sertifikasi Kompetensi dan Bahasa Asing untuk Siswa SMK
Kemendikdasmen Luncurkan Bug Bounty 2026 untuk Perkuat Keamanan Siber Pendidikan
Pj Sekda Sumut Tekankan Peran Generasi Muda dalam Perayaan Paskah MPK Sumut-Aceh
Kepatuhan LHKPN DPRD Rendah, KPK Peringatkan Ancaman terhadap Kepercayaan Publik
5.503 Gedung Koperasi Merah Putih Terbangun di Jawa Tengah
Pertamina Patra Niaga Optimalkan Armada Laut untuk Jaga Distribusi LPG Nasional
komentar
beritaTerbaru