Kamis, 07 Mei 2026

Pemprov Sumut Serukan Mahasiswa Jauhi Judi Online

Senin, 19 Mei 2025 12:20 WIB
Pemprov Sumut Serukan Mahasiswa Jauhi Judi Online
Plt Kadis Kominfo Sumut, Porman Mahulae, bersama para panelis dalam dialog publik mengenai bahaya judi online di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Medan, Sabtu (17/5/2025). (Dok/Diskominfo Sumut)
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk menjauhi praktik judi online yang semakin marak dan membahayakan masa depan bangsa. Ajakan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Porman Mahulae, dalam dialog publik yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut, Sabtu.

Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan, acara ini mengangkat tema “Generasi Muda Sumut di Ujung Tanduk Akibat Judi Online”, yang menyoroti bahaya laten judi online terhadap moral dan masa depan generasi muda.

Dalam paparannya, Porman Mahulae menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya kasus keterlibatan anak muda dalam praktik judi online. Ia menegaskan bahwa judi online bukan sekadar masalah ekonomi, tetapi juga menyangkut kehancuran karakter dan masa depan generasi muda.

“Mahasiswa adalah aset bangsa. Kita harus bersama-sama melindungi generasi muda dari jeratan judi online dengan edukasi dan pemahaman yang tepat,” ujar Porman.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sumut secara aktif menggelar program literasi digital di berbagai kalangan, termasuk pelajar dan mahasiswa. Program ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar lebih cerdas dalam menggunakan internet dan media sosial.

“Teknologi harus digunakan untuk kegiatan produktif seperti belajar, berwirausaha, dan membangun jejaring positif. Kami akan terus menggandeng kampus, komunitas, dan organisasi pemuda dalam kampanye anti-judi online,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pengurus Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut, Sulidar, menekankan pentingnya memperkuat keimanan dan nilai moral sebagai benteng diri dari godaan judi online.

“Kita harus kembali pada nilai-nilai agama dan memperkuat ketakwaan agar tidak mudah tergelincir ke dalam praktik yang merusak,” tegasnya.

Ketua DPD IMM Sumut, Rahmat Taufiq, juga menyampaikan komitmennya untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan bahaya judi online kepada masyarakat.

“Kami siap ambil bagian dalam mengedukasi masyarakat, khususnya melalui media sosial dan kegiatan komunitas. Peran mahasiswa sangat strategis sebagai agen perubahan,” katanya.

Dialog publik ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang keahlian. AKP Victor Richard Pasaribu dari Direktorat Reserse Siber Polda Sumut memaparkan pendekatan hukum dan penindakan terhadap pelaku judi online. Sementara itu, praktisi hukum Padian Adi Siregar menyoroti aspek yuridis dan perlindungan konsumen digital.

Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Uli Makmun Hasibuan, menambahkan bahwa pendekatan edukatif dan akademik sangat diperlukan untuk mengubah pola pikir generasi muda terkait penggunaan teknologi secara bijak.

Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Sumut, dan menjadi momentum penting untuk membangun sinergi antara pemerintah, akademisi, aparat penegak hukum, dan organisasi kepemudaan dalam melawan bahaya judi online.

Melalui dialog publik ini, Pemprov Sumut berharap tercipta kesadaran kolektif untuk menjaga generasi muda dari pengaruh buruk digital dan membentuk masyarakat digital yang sehat dan beretika. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pejabat Eselon II Pemkab Tapanuli Utara Dilantik, dr Bobby Simanjuntak Jabat Direktur RSUD Tarutung
Bupati Taput Tekankan Pendidikan sebagai Investasi Jangka Panjang
Pemerintah Bahas Stabilitas Ekonomi, OJK Soroti Tekanan Global terhadap Pasar Modal
Bupati Taput Buka Evaluasi Dokumen IG Tenun Ulos Ragidup Silindung
Pelajar Dibekali Wawasan Antiradikalisme di Garuda Youth Camp Cibubur
Polri Tangkap Buronan Red Notice Interpol di Soekarno-Hatta Terkait Kasus Penipuan Online Internasional
komentar
beritaTerbaru