Minggu, 04 Oktober 2026

Genangan Air di Jalan Ngumban Surbakti Belum Surut

Sabtu, 19 November 2022 09:30 WIB
Genangan Air di Jalan Ngumban Surbakti Belum Surut
Genangan air di depan Kantor PT Medan di Jalan Ngumban Surbakti Medan, belum surut. (Dok/buseronline.com)
Medan (buseronline.com) - Genangan air akibat hujan deras di Kota Medan, sejak Jumat sore (18/11/2022) hingga dini hari Sabtu (19/11/2022), tampak belum surut.

Pantauan buseronline.com, salah satu titik lokasi di Jalan Ngumban Surbakti, tepatnya di depan Kantor Pengadilan Tinggi (PT) Medan.

Genangan air di ruas jalan tersebut diperkirakan 20 cm. Terlihat juga arus lalulintas padat merayap baik dari jalur Simpang Pos Menuju Simpang Pemda, maupun sebaliknya saat melintasi lokasi tersebut.

Grace, salah seorang warga saat diwawancara di lokasi mengaku genangan air tersebut pada dasarnya sudah mulai surut dari ketinggian hingga 50 cm sejak hujan sehari sebelumnya.

Namun, tidak mengering hingga saat ini. "Ini sudah berkurang pak. Semalam lebih tinggi," ucapnya.

Seperti diketahui, hujan deras di Kota Medan berlangsung lama sejak Jumat sore hingga Sabtu dini hari.

Bahkan beberapa ruas jalan di Kota Medan terpantau banjir. Diantaranya, kawasan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Pancing, daerah Medan Utara dan beberapa wilayah lainnya.

Tak hanya ruas jalan, beberapa rumah warga juga terkena banjir. Seperti terpantau di kawasan bantaran Sungai Deli. Tepatnya di Kecamatan Medan Maimun. Ada di beberapa kelurahan diantaranya Kelurahan Kampung Baru, Sei Mati dan Aur.
Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru