Kamis, 07 Mei 2026

Empat Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di Sumut Tahun 2025

Minggu, 13 April 2025 10:30 WIB
Empat Sekolah Rakyat Siap Beroperasi di Sumut Tahun 2025
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Gubernur Sumut Bobby Nasution, serta Bupati dan Wali Kota se-Sumut berfoto bersama pada acara Dialog Pilar Sosial di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (11/4/2025).
Medan (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan mengoperasikan empat Sekolah Rakyat (SR) pada tahun 2025. Sekolah ini ditujukan untuk masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar dapat mengakses pendidikan berkualitas.

Empat Sekolah Rakyat tersebut direncanakan akan berlokasi di: satu gedung milik Pemprov Sumut, dua gedung milik Kementerian Sosial di Kabupaten Deliserdang, dan satu lagi di gedung Kampus V Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut) di Kota Tebingtinggi.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan bahwa Pemprov Sumut bersama pemerintah kabupaten/kota siap mendukung penuh program Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari agenda nasional Presiden RI Prabowo Subianto.

"Tentunya kami Pemda di Sumut akan terus membantu mengatasi kemiskinan sebagaimana cita-cita Pak Presiden, agar masyarakat miskin bisa senyum dan senang, agar anak mereka dapat pendidikan yang baik dan layak," ujar Bobby Nasution usai mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam acara Dialog Pilar Sosial di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Medan, Jumat.

Program Sekolah Rakyat dirancang dengan fasilitas yang baik dan sistem pendidikan berasrama untuk mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 22 daerah di Sumut yang mengusulkan pendirian Sekolah Rakyat di wilayah masing-masing.

Bobby berharap, kehadiran Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi jangka panjang dalam memutus rantai kemiskinan di Sumut. "Anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa merasakan pendidikan yang layak dan meraih cita-citanya," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pihaknya sedang mensimulasikan kebutuhan anggaran untuk pengoperasian sekolah tersebut. Ia menyebutkan, sekitar 50 Sekolah Rakyat akan dibuka secara nasional pada tahun 2025.

"Kita sedang simulasi, kalau misal 50 sekolah butuh berapa siswa dan lain sebagainya. Kita sedang menghitung secara nasional dan memproses nasionalisasi," kata Saifullah.

Acara Dialog Pilar Sosial turut dihadiri oleh Bupati dan Wali Kota se-Sumut, antara lain Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan P Nababan SH MH dan Bupati Batubara Baharudin Siagian. Turut hadir pula pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan relawan Tagana. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Rakor Revitalisasi Bahasa Melayu Sambas 2026 Digelar di Singkawang
Pemprov Sumut Salurkan Rp443 Miliar Dana Bagi Hasil Pajak ke 33 Daerah
Puslitbang Polri Teliti SPPG Gianyar 1, Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
Medan Dikebut Jadi Percontohan BRT Mebidang
Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Penanganan Stunting di Kabupaten Temanggung
Gotong Royong Kunci Percepatan Transformasi Pendidikan Nasional
komentar
beritaTerbaru