Sabtu, 23 Mei 2026

15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional

Selasa, 25 Maret 2025 15:59 WIB
15 Program Studi di USU Raih Akreditasi Internasional
Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi.
Medan (buseronline.com) - Menunjang World Class University (WCU), Universitas Sumatera Utara (USU) telah berhasil menjadikan 15 program studi terakreditasi internasional. Kepastian akreditasi itu didapat setelah 15 program studi dinyatakan memenuhi kualifikasi standar akreditasi dari Lembaga Akreditasi Internasional Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

Ke 15 Program Studi dimaksud yakni S1 Ilmu Hukum (Fakultas Hukum), S1 Ilmu Politik (FISIP), S1 Ilmu Komunikasi (FISIP), S1 Sosiologi (FISIP), S1 Antropologi Sosial (FISIP), S1 Kesejahteraan Sosial (FISIP), S1 Akuntansi (FEB), S1 Manajemen (FEB), S1 Ekonomi Pembangunan (FEB), S1 Agribisnis (FP), S1 Sastra Inggris (FIB), S1 Sastra Arab (FIB), S1 Sastra Melayu (FIB), S1 Sastra Indonesia (FIB) dan S1 Bahasa Mandarin (FIB).

Proses Akreditasi dari FIBAA sendiri tidaklah mudah, selain melakukan rangkaian pemberkasan dokumen, pihak FIBAA yang berbasis di Jerman itu juga melakukan visitasi ke lapangan untuk melihat sarana pendukung program studi, seperti ketersediaan laboratorium, ruang kelas yang berstandar internasional, pelayanan, sarana yang ramah kaum difabel dan pengujian kualitas kurikulum.

Rektor USU, Prof Dr Muryanto Amin SSos MSi, mengatakan, Selasa (25/3/2025) keberhasilan raihan 15 program studi meraih akreditasi internasional dari FIBAA adalah bentuk komitmen yang kuat untuk meningkatkan mutu kualitas pendidikan di lingkungan USU. Pencanangan World Class University akan semakin nyata dengan pengakuan dari FIBAA.

Rektor menjelaskan, pihak universitas juga telah bekerja keras dengan menghadirkan regulasi terkait kurikulum dan sarana prasarana penunjang yang memadai. Saat visitasi dilakukan, 15 program studi telah siap menyambut karena standar kualitas telah berhasil dipenuhi.

Prof Mury menegaskan, sarana prasarana yang dibangun hendaknya dijaga oleh sivitas akademika. Khususnya ruang kelas yang berstandar internasional. Masing-masing program studi telah dibangun dua sampai tiga ruang kelas internasional lengkap dengan peralatan didalamnya. Akreditasi internasional akan ditinjau lima tahun sekali, apabila sarana yang telah susah payah dibangun tersebut rusak tentu ini akan berdampak pada penilaian akreditasi ke depannya.

Akreditasi Internasional dari FIBAA memang berhasil mengubah wajah fakultas menjadi jauh lebih baik. Mahasiswa turut senang dengan pencapaian internasional tersebut dan berharap USU dapat mempertahankan akreditasi serta meningkatkan program studi lainnya untuk berstandar internasional.

Hadirnya 15 program studi terakreditasi internasional sekaligus menandai bahwa transformasi yang dilakukan Rektor USU Prof Muryanto Amin dengan segala rangkaian kebijakan serta program kerja dalam empat tahun kepemimpinannya telah memberi dampak yang signifikan bagi kualitas pendidikan di Universitas Sumatera Utara. (P2)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pemprov Sumut dan RS An-Nisa Kolaborasi Hadirkan Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional
RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Jalani Survei Akreditasi KARS Tipe A
Norwegia Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Haaland dan Odegaard Pimpin Tim
Mane Kembali, Senegal Umumkan Skuad Sementara untuk Piala Dunia 2026
UMKM Medan Didorong Naik Kelas Lewat Kurasi Produk
Wali Kota Medan Ajak Pelajar IPA Tolak Judi Online
komentar
beritaTerbaru