Selasa, 07 April 2026

BPJS Ketenagakerjaan Taput Sosialisasi Universal Coverage, Jumlah Anggota 23.585 Orang dan Tahun 2024 Bayar Santunan Rp36,3 M

Kamis, 12 Desember 2024 15:15 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Taput Sosialisasi Universal Coverage, Jumlah Anggota 23.585 Orang dan Tahun 2024 Bayar Santunan Rp36,3 M
Seusai penyerahan santunan untuk peserta BPJS Ketenagakerjaan di Sopo Partungkoan Tarutung, Kamis (12/12/2024). 
Tarutung (buseronline.com) - Selama tahun 2024 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Tapanuli Utara membayarkan santunan sebesar Rp36,3 M. Dan hingga saat ini peserta dari BPJS Taput sebanyak 23.575 anggota.

Prestasi dan besaran pembayaran klaim tersebut dijelaskan Ketua Cabang BPJS Ketenagakerjaan Taput Agus P Sitinjak saat melaksanakan sosialisasi Universal Coverage jaminan sosial ketenagakerjaan dan monitoring serta evaluasi kepesertaan yang dilaksanakan di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Kamis.

Dalam laporannya Agus P Sitinjak dalam menyampaikan, acara yang diinisiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tapanuli Utara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam upaya meningkatkan cakupan universal perlindungan tenaga kerja, khususnya bagi pekerja formal dan informal di Tapanuli Utara.

"Sosialisasi Universal Coverage BPJS Ketenagakerjaan dilakukan untuk meningkatkan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja rentan. Berikut beberapa contoh kegiatan sosialisasi Universal Coverage BPJS Ketenagakejaan, ucap Agus."

Dijelaskan, hingga Desember 2024 jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan di Taput yang terdaftar sebanyak 23.585 orang. Terdiri dari 3 kriteria, antara lain: penerima upah 15.812 orang, bukan penerima upah 7.201 orang dan peserta jasa konstruksi 527 orang.

Pada kesempatan itu, Agus menyampaikan, jumlah klaim dan nominal yang telah dibayarkan kan BPJS Ketenagakerjaan cabang Taput sampai Desember 2024 adalah sebagai berikut : Program Jaminan Hari Tua sebanyak 2.148 orang sebesar Rp30.1 M, Jaminan Kecelakaan kerja 24 orang sebesar Rp400 Juta, Jaminan Kematian 175 orang sebesar Rp5,2 M, Jaminan Pensiun 35 orang sebesar Rp359 Juta, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan 64 orang sebesar Rp66.780.000, dengan total 2.446 orang dengan besaran nilai Rp36.3 M.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Asisten 1 Bidang Administrasi dan Pembangunan Bahal Simanjuntak dalam arahannya mengatakan manfaat dari kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sangat besar manfaatnya kepada masyarakat selaku anggota.

"Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga sangat mendukung kegiatan sosialisasi universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan dan monitoring serta evaluasi kepesertaan ini bisa berjalan dengan baik, tepat guna dan tepat sasaran kepada para peserta", ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga mengharapkan kepada seluruh jajaran Kecamatan dan Desa supaya meneruskan sosialisasi ini juga dan mendaftarkan para perangkatnya agar masuk sebagai bagian dari keanggotaan BPJS Ketenaga kerjaan ini.

"Manfaat dari keikutsertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan ini sangat besar manfaatnya ketika nantinya terjadi sesuatu seperti kecelakaan kerja maka BPJS akan melakukan klaim santunan kepada keluarga peserta yang terdaftar", jelas Bahal.

Acara dilanjutkan dengan diskusi membahas berbagai tantangan dan peluang dalam mewujudkan cakupan universal Jamsostek, termasuk strategi kolaboratif antara pemerintah daerah, pengusaha, serta tenaga kerja di Riau. Diskusi ini juga dihadiri oleh perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan, asosiasi pengusaha, serta perwakilan pekerja dari berbagai sektor industri di Tapanuli Utara.

Dalam kesempatan ini juga BPJS Ketenegakerjaan cabang Tapanuli Utara melalui Pemkab Tapanuli utara yang di wakili Asisten Pemerintahan Pembangunan Bahal Simanjuntak menyerahkan santunan JKM kepada 3 (tiga) penerima santunan, antara lain: Keluarga Binara Silaban menerima santunan sebesar Rp392.966.400 yang terdiri dari santunan JKK meninggal sebesar Rp196.233.620, santunan JHT sebesar Rp43.763.780.00, santunan JP Lumpsum sebesar Rp9.999.000 dan Beasiswa 2 orang anak sebesar, Rp143.000.000 yang diterima langsung oleh ahli waris.

Sementara Keluarga Parningotan Sitompul menerima Santunan JKM pedagang sebesar Rp42.000.000 dan keluarga Jimmy Parsaoran Pasaribu karyawan Hotel menerima santunan JKM sebesar Rp42.000.000. (T1)
Editor
: Dirgahayu Ginting
Tags
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru