Selasa, 14 April 2026

Kemenag Rancang Kurikulum Masjid untuk Tingkatkan Layanan Keagamaan

Kamis, 05 Desember 2024 11:04 WIB
Kemenag Rancang Kurikulum Masjid untuk Tingkatkan Layanan Keagamaan
Kakanwil Kemenag Sumut H Ahmad Qosbi saat memberi penjelasan kepada seluruh Kabid dan Katim Kanwil Kemenag Sumut terkait program penyusunan Kurikulum Masjid. (Dok/Humas Kanwil Kemenag Sumut)
Medan (buseronline.com) - Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengungkapkan rencana penyusunan kurikulum masjid sebagai langkah meningkatkan kualitas layanan keagamaan di Indonesia.

Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja di Medan, Sumut, seperti dikutip dari situs resmi Kanwil Kemenag Sumut.

Kamaruddin menjelaskan bahwa kurikulum ini bertujuan untuk memberikan pedoman yang terstandar bagi penyuluh dan dai dalam menjalankan program masjid.

Ia mencontohkan program ceramah setelah salat zuhur dengan tema tertentu sebagai salah satu bentuk kegiatan yang bisa diatur dalam kurikulum tersebut.

“Beberapa masjid sudah menerapkan kurikulum serupa, tetapi hasilnya beragam karena belum ada konsep standar. Dengan adanya kurikulum ini, kami berharap kualitas layanan di masjid bisa lebih meningkat,” ujar Kamaruddin.

Ketua Tim Kemasjidan Hisab Rukyat, dan Bina Syariah Kanwil Kemenag Sumut, H Khairul Amru Siregar menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai kurikulum ini tidak hanya meningkatkan kualitas kegiatan masjid, tetapi juga mendukung program seperti masjid ramah anak dan lansia.

“Kami tentunya akan mengikuti arahan dari pusat. Ini adalah langkah baik yang berdampak positif bagi umat,” ujar Khairul Amru.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini di Sumut belum ada kurikulum standar untuk masjid. Pengelolaan masjid masih diserahkan kepada Badan Kenaziran Masjid (BKM) masing-masing. Biasanya, kegiatan masjid sebatas ibadah rutin dan pengajian tanpa panduan seragam.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumut H Ahmad Qosbi menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi kurikulum masjid tersebut.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas manajemen masjid sekaligus memperkuat peran masjid dalam kehidupan umat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
17.372 Guru Non-ASN di Jepara Disasar Program Kartu Guru Sejahtera 2026
KPK OTT Bupati Tulungagung dan Ajudan, Diduga Lakukan Pemerasan hingga Rp5 Miliar
Jawa Tengah Jadi Percontohan Penguatan Kemitraan Program MBG
Skrining Pendengaran Digelar, Pemkab Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Swasta Didorong Terlibat, TP PKK Medan Targetkan Penurunan Zero Dose Imunisasi
Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz 2026 Hidupkan Suasana Distrik Muara
komentar
beritaTerbaru