Minggu, 04 Oktober 2026

Terduga Pengedar Sabu Dibekuk Polisi di Stabat

Rabu, 01 Februari 2023 14:23 WIB
Terduga Pengedar Sabu Dibekuk Polisi di Stabat
Tersangka JE beserta barang bukti yang disita setelah diamankan ke Mapolsek Stabat, Rabu (1/2/2023). (Dok/Humas Polres Langkat)
Langkat (buseronline.com) - Reskrim Polsek Stabat membekuk terduga pengedar narkotika jenis sabu berinisial JE di samping dapur rumahnya Lingkungan II Rahmad, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Rabu (1/2/2023). JE ditangkap saat bertransaksi dengan petugas yang menyamar sebagai pembeli.

Kapolsek Stabat melalui Kasi Humas Polres Langkat AKP Joko Sumpeno mengatakan penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat yang mengaku resah dengan maraknya peredaran Narkoba jenis sabu di Lingkungan II Rahmad, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Petugas kemudian mendatangi lokasi mendapati pelaku sedang duduk di samping dapur rumahnya sembari menunggu pembeli. Selanjutnya, petugas yang menyamar sebagai pembeli bertransaksi dan menangkap pelaku.

Setelah membekuk tersangka, petugas menggeledah dapur rumah tersangka dan menemukan barang bukti satu bungkus plastik klip bening ukuran sedang diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 1,23 gram, 3 bungkus plastik klip ukuran kecil kosong, satu alat sekop sabu terbuat dari pipet, serta uang Rp180 ribu diduga hasil penjualan sabu.

"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka beserta barang bukti yang diamankan dibawa ke Mapolsek Stabat," ujarnya mengakhiri.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru