Minggu, 04 Oktober 2026

Masyarakat Diimbau Tak Panik, IDI Sumut: Tangani Campak Lebih Mudah Ketimbang Covid-19

Senin, 30 Januari 2023 11:19 WIB
Masyarakat Diimbau Tak Panik, IDI Sumut: Tangani Campak Lebih Mudah Ketimbang Covid-19
Ketua IDI Sumut dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL.
Medan (buseronline.com) - Masyarakat diimbau agar tidak panik dalam menghadapi wabah campak yang sedang santer belakangan ini.

“Akan lebih mudah menangani campak daripada Covid-19. Karena campak itu sudah tau kita semua cara menanganinya," kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Sumatera Utara (IDI Sumut) dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL.

Ia menjelaskan secara teori, Covid-19 merupakan penyakit baru, yang membuat semua pihak gelagapan menghadapinya, terutama saat awal pandemi lalu.

Sedangkan campak, lanjut dia, sebagai penyakit yang telah lama ada, teori untuk menangani dan mengantisipasinya sudah lama dimiliki.

"Sehingga untuk campak kita sudah tau penangannaya, sedangkan Covid-19 adalah penyakit baru yang kita tidak tau teorinya," jelasnya.

Namun begitu, ia menyebutkan untuk mencegah penularan campak perlu dilakukan protokol kesehatan (Prokes). Bentuk prokesnya, kata dia mirip dengan Covid-19, namun sedikit dimodifikasi.

"Kita sudah biasa melawan Covid-19 dengan prokes, sehingga kita akan mudah melawan campak. Makanya kita harus ketahui juga bagaimana penularan campak ini yaitu diantranya melalui percikan ludah dan lain sebagainya karena campak ini virus," terangnya.

Adapun prokes yang dilakukan, imbuhnya, jangan satu wadah dengan teman yang sedang bergejala campak, kemudian menjaga jarak saat berkomunikasi, jangan terlalu rapat, jika memungkinkan gunakan masker.

Campak ini sangat tentang sehingga perlu diwaspadai kepada ibu hamil. Karena, bila ibu hamil sampai terpapar virus campak, dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kecacatan bawaan bagi bayinya.

"Ibu hamil jangan sampai terkena campak. Kita lindungi lah para ibu hamil, karena bisa berdampak buruk terhadap janin, di antaranya bisa gangguan pendengaran, juga kecacatan," pungkasnya.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru