Sabtu, 09 Mei 2026

Dishub Gandeng PT KAI, Dirlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja Sosialisasi Keselamatan di SMK Negeri 7 Medan

Jumat, 17 Mei 2024 10:14 WIB
Dishub Gandeng PT KAI, Dirlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja Sosialisasi Keselamatan di SMK Negeri 7 Medan
Muchsin Harahap foto bersama dengan para narasumber dan siswa/i SMKN 7 Medan peserta sosialisasi keselamatan sebidang kereta api di Aula SMKN 7 Medan, Kamis (16/5/2024). (Dok/Dishub Sumut)
Medan (buseronline.com) - Dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api, Dishub Sumut bersama PT KAI, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan, Ditlantas Polda Sumut dan Jasa Raharja mengadakan sosialisasi keselamatan di Aula SMK Negeri 7 Medan.

Mengusung tema "Meningkatkan Peran Pelajar Sebagai Pelopor Keselamatan di Perlintasan Sebidang Kereta Api". Menurut data Dishub Sumut terdapat 432 perlintasan sebidang di Sumut dengan 105 di antaranya resmi dan 327 ilegal.

Dari 2018 hingga Maret 2024 terjadi 270 kecelakaan di perlintasan sebidang, mengakibatkan 61 korban meninggal, 69 luka berat dan 140 luka ringan. Sebagian besar kecelakaan terjadi di perlintasan yang tidak dijaga 243 kasus kecelakaan.

Kadis Perhubungan Sumut melalui Kabid Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut Muchsin Harahap menyatakan bahwa sosialisasi itu bertujuan menjadikan para pelajar sebagai pelopor keselamatan di perlintasan sebidang kereta api.

Kompol Nasrul perwakilan dari Ditlantas Polda Sumut menjelaskan tentang berbagai faktor penyebab kecelakaan, seperti perilaku manusia, kondisi sarana dan prasarana, faktor alam dan kendaraan yang tidak layak pakai.

Sedangkan Edi W dari Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Medan menyoroti tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang. Dalam empat bulan pertama 2024 tercatat 19 korban kecelakaan dengan 9 orang meninggal dan 10 luka-luka.

Ia mengatakan banyak kecelakaan terjadi karena kereta api memang tidak bisa berhenti secara mendadak, kurangnya penjagaan di perlintasan dan rendahnya kesadaran keselamatan masyarakat.

Edi menambahkan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang meliputi pembangunan under pass dan flyover, sosialisasi keselamatan, penutupan perlintasan ilegal dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

R Solikin dari PT KAI Divre I Medan menambahkan, kesadaran masyarakat masih rendah dalam menaati peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang.

Baik Nasrul, Edi maupun R Solikin ketiganya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk selalu mematuhi aturan keselamatan dengan slogan #Berteman (berhenti, tengok kanan kiri, aman jalan). (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Perayaan Paskah Oikumene Kabupaten Toba 2026 Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan dan Iman Masyarakat
Pemkab Taput Ajak HKBP Bangun Generasi Brilian dan Kembangkan Wisata Rohani Salib Kasih
Indonesia Tegaskan Peluang Investasi Hulu Migas di OTC Houston 2026
Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis dan Berbagi Makanan di Sinak
Korpri Sumut dan Biofarma Gelar Vaksinasi HPV untuk ASN
Pertamina dan EOG Resources Jajaki Penguatan Kerja Sama Pengembangan Migas Non-Konvensional
komentar
beritaTerbaru