Selasa, 07 April 2026

Pj Gubernur Sumut Ikuti Rakor Inflasi Daerah Bersama Mendagri

Selasa, 14 Mei 2024 13:33 WIB
Pj Gubernur Sumut Ikuti Rakor Inflasi Daerah Bersama Mendagri
Pj Gubernur Sumut Dr Hassanudin mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah 2024 bersama Kemendagri melalui zoom meeting di Ruang Sumut Smart Province Lantai 6 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (13/5/2024). (Dok/Komi
Medan (buseronline.com) - Pj Gubernur Sumut Dr Hassanudin mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang inflasi daerah bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual dari Ruangan Sumut Smart Province, Lantai 6, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, angka inflasi sebagaimana dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) terjaga dalam target yaitu 3,00 persen yoy. Bahkan good news-nya adalah dari Maret ke April (month to month) juga mengalami penurunan signifikan dari 0,52 persen menjadi 0,25 persen.

Namun yang harus menjadi atensi adalah sektor transportasi dan beberapa komoditi pangan, seperti bawang merah, bawang putih, beras, makanan, minuman dan tembakau, agar inflasi tetap terjaga. Beras meskipun turun ada beberapa daerah yang masih di atas harga acuan pemerintah.

Mendagri juga menyampaikan pendapatan APBD setiap daerah di bulan April-Mei sudah diharapkan mencapai target di angka 30-40 persen, baik dana dari pusat maupun dari PAD begitu juga belanja daerah tidak jauh berbeda.

Karena belanja pemerintah itu memiliki dua fungsi utama, yaitu pertama membuat uang beredar di masyarakat sehingga masyarakat memiliki daya beli dan faktor membangun pertumbuhan ekonomi. Kedua fungsi belanja pemerintah itu adalah mendorong pihak swasta untuk bangkit.

Tito juga menyampaikan terima kasih kepada bupati/wali kota dan gubernur yang sudah bekerja dengan baik menekan inflasi serta akan memberikan dana insentif sebesar Rp10 miliar kepada daerah yang memiliki ide-ide dalam menekan inflasi.

Sementara Direktur Statistik Harga, Badan Pusat Statistik Windhiarso Putranto menyampaikan, komoditas yang diwaspadai adalah bawang merah, cabai merah, gula pasir dan telur ayam ras.

Turut mendampingi Pj Gubernur Sumut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Agus Tripriyono, Kabiro Perekonomian Poppy Marulita Hutagalung, Inspektur Daerah Lasro Marbun, Kaban Keuangan dan Aset Daerah Muhammad Rahmadani Lubis, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Mulyono, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Mulyadi Simatupang, Kadis Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Rajali, Kadis Perhubungan Agustinus Panjaitan dan Kadis Sosial Asren Nasution. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru