Kota Pinang (buseronline.com) - Sebanyak 80 petugas Satpol PP dan pemadam kebakaran dari total 200 an personel Dinas Satpol PP Pemkab Labusel dilakukan tes urine secara mendadak di Gedung SBBK Kota Pinang.
Awalnya ke 80 personel tersebut mengikuti apel di gedung yang terletak di Jalinsum Bukit, Kelurahan Kota Pinang. Tiba-tiba saja, Bupati Kabupaten Labusel H Edimin, Wakapolres Labusel Kompol Bambang G Hutabarat, Sekda Heri Wahyudi Marpaung dan tim kesehatan RSUD Kota Pinang serta Inspektur Daerah Pemkab Labusel datang ke lokasi dan langsung melakukan tes urine terhadap personel tersebut.
Pemeriksaan dilakukan dengan pengambilan sampel urine masing-masing petugas. Sampel tersebut kemudian diuji dengan alat pengetesan Narkoba (tespek) oleh tim medis RSUD Kota Pinang.
“Benar, tes urine ini benar-benar mendadak, karena kami tidak tahu sama sekali akan dilakukannya tes urine,” kata Kepala Dinas Satpol PP Pemkab Labusel, Abrar ketika dikonfirmasi wartawan.
Ketika disinggung terkait hasilnya, Abrar mengaku tidak mengetahui, karena merupakan kewenangan pihak RSUD dan Inspektur Daerah. Namun dia berharap agar tidak ada personel yang menggunakan Narkoba.
“Total ada 200 an personel. Namun yang dilakukan tes hanya sampel sebanyak 80 an orang,” katanya.
Direktur RSUD Kota Pinang dr Ridwan ketika dikonfirmasi terkait hasil tes urin personel Satpol PP Labusel mengatakan belum mengetahuinya. Sebab, keberadaan tenaga medis RSUD dalam kegiatan itu hanya untuk membantu jalannya proses tes urin.
"Hasilnya sama Satpol PP lah. Kita hanya membantu proses pelaksanaan kegiatannya saja," katanya.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Labusel H Edimin pada Sidak tersebut mengatakan, pengambilan sampel urine ini hanya untuk memastikan tidak ada personel Satpol PP dan Damkar yang terlibat penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, hal ini juga menindaklanjuti aduan masyarakat tentang adanya dugaan personel yang menggunakan narkoba. (R)
beritaTerkait
komentar