Senin, 06 Juli 2026

Gelar Rakor, Pj Gubernur Hassanudin Minta Jajaran Pertahankan Kesuksesan Masa Lalu Berdasarkan Indikator yang Jelas

Rabu, 06 September 2023 15:52 WIB
Gelar Rakor, Pj Gubernur Hassanudin Minta Jajaran Pertahankan Kesuksesan Masa Lalu Berdasarkan Indikator yang Jelas
Pj Gubernur Hassanudin saat menggelar rapat kordinasi bersama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama/Kepala OPD dan Direksi BUMD Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/9/2023).
Medan (buseronline.com) - Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin menyebutkan bahwa kesuksesan di masa lalu bukan jaminan sukses di masa depan. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran menjaga dan mempertahankan capaian yang sudah ada.

Pesan itu disampaikan Pj Gubernur Hassanudin saat menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) bersama Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama/Kepala OPD dan Direksi BUMD Pemprov Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan.

"Kira harus bergerak, sebagaimana kebijakan Bapak Presiden. Karena kesuksesan masa lalu bukan jaminan kesuksesan masa depan," ujar Hassanudin, sembari meminta seluruh jajaran bekerja sesuai aturan dan indikator pembangunan yang ada.

Dalam Rakor yang dimoderasi Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, disampaikan bahwa capaian keberhasilan pembangunan selama lima tahun dapat diukur dengan indikator yang jelas, sesuai fakta yang ada. Sehingga, perlu langkah yang terencana dan kuat agar kesuksesan bisa diraih di masa periode transisi ini.

"Ada istilah ATM, yaitu amati, tiru dan modifikasi. Jadi itu bisa diterapkan, bagaimana sebuah sistem bisa kita tiru dan modifikasi. Tetapi ini bukan mencontek. Karenanya yang pertama sekali saya mau lihat adalah Sumut Dalam Angka," ujar Pj Gubernur.

Sumut dalam angka, lanjutnya, bahwa dalam menyiapkan kinerja pembangunan, dasarnya adalah indikator yang disusun dan disajikan untuk mendapatkan ukuran yang valid. Sebagaimana paparan disampaikan sejumlah pimpinan OPD terkait data progress pembangunan di Sumut, selama periode lima tahun terakhir.

"Kalau indikator itu tentu harus berdasarkan fakta yang ada. Beda dengan analisis, siapa aja bisa dan berbeda. Karena itu saya serius perhatikan indikator. Misalnya untuk program bedah rumah, ada ukurannya, agar program bisa efektif dan efisien," lanjut Hassanudin.

Pun begitu, Hassanudin mengatakan ada kalanya strategi membangun (pembangunan), ketika menekankan kepada efektifitas, maka dari sisi efisiensi kurang. Begitu juga sebaliknya, jika efisiensi kuat, efektifitas kurang. “Tetapi kita ingin keduanya seimbang,” katanya.

Senada dengan itu, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho meminta kepada seluruh pimpinan OPD untuk bekerja sesuai aturan dan yang sudah disusun. Sehingga tidak keluar dari koridor. (P3)
Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Inklusif melalui Program Bilingual untuk Murid Tuli
Pemprov Sumut Gandeng Rumah Tani Nusantara Perkuat Pengendalian Inflasi
Polri Raih Penghargaan dari Kementerian Haji dan Umrah RI atas Dukungan Penyelenggaraan Haji 2026
Irjen Pol Agus Suryonugroho Pamit, Serahkan Tongkat Komando Kakorlantas kepada Irjen Pol Wibowo
Irjen Pol Alberd TB Sianipar Resmi Jabat Kapolda Kalimantan Barat
Kemendikdasmen Perkuat LKP Cetak SDM Berdaya Saing Global
komentar
beritaTerbaru