Minggu, 12 April 2026

Tujuh Bulan Terakhir, 5.000 Ekor Anjing Divaksin Rabies di Simalungun 

Selasa, 22 Agustus 2023 14:39 WIB
Tujuh Bulan Terakhir, 5.000 Ekor Anjing Divaksin Rabies di Simalungun 
Ilustrasi anjing rabies divaksin.
Simalungun (buseronline.com) - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Simalungun masih gencar menyuntikkan vaksin rabies terhadap hewan peliharaan seperti anjing, kucing dan kera. Selama tujuh bulan terakhir, sudah divaksin sekira 5.000 ekor anjing.

Kepala Bidang Peternakan Distan Simalungun drh Resna Siboro mengatakan vaksinasi bertujuan untuk mencegah penyebaran virus rabies.

"Stok vaksin masih tersedia. Hampir seluruh kecamatan sudah kita datangi untuk penyuntikan vaksin terhadap hewan penular rabies," kata Resna.

Pihaknya turun ke kecamatan menyikapi informasi berkembangnya virus rabies. Katanya, sebanyak lima warga Kabupaten Simalungun meninggal dunia sejak awal tahun 2023 hingga pertengahan Agustus 2023, diduga karena digigit anjing yang terinfeksi rabies.

"Kelima warga yang meninggal bertempat tinggal di Jorlanghataran, Bage, Dolok Silau, Tanah Jawa dan Siborna. Kita berharap tidak muncul lagi hal serupa," urainya.

Menurutnya, pengadaan vaksin rabies ditampung di APBD. Kemudian, mendapat bantuan dari provinsi dan pusat. Bahkan, sejumlah masyarakat melakukan swadaya untuk pengadaan vaksin.

"Ya, ada swadaya masyarakat seperti di Tanah Jawa dan Hatonduhan. Dinas Pertanian tinggal menyuntikkan vaksin. Kita juga siapkan blanko surat keterangan bahwa hewan tersebut sudah divaksin," ujarnya.

Ia menyebutkan kurang lebih seribu ekor anjing telah divaksin rabies di Kecamatan Raya, seribu ekor di Dologmasagal, 200 ekor di Rayakahean, 300 ekor di Tanah Jawa, 150 ekor di Panei, 500 ekor di Dolok Pardamean, 150 ekor di Sidamanik.

Kemudian, sebanyak 300 ekor di Kecamatan Siantar, 100 ekor di Bandar Huluan, 500 ekor di Purba, 300 ekor di Haranggaol Horison, 150 ekor di Silimakuta, 150 ekor di Pamatang Silimakuta dan 200 ekor di Dolok Silau.

Resna juga memberi imbauan kepada masyarakat dalam rangka penekanan kasus rabies. Ia meminta agar hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies segera diikat atau dikandangkan.

"Pelihara hewan peliharaan dengan baik. Sebaiknya dirantai atau dikandangkan serta diberi makanan yang cukup," pungkasnya. (TR)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Arsenal Tumbang 1-2 dari Bournemouth, Gagal Jauh dari Kejaran Man City
Bupati Taput Hadiri Halal Bihalal Masyarakat Luat Pahae
Paris FC Hancurkan Monaco 4-1, Putus Tren Kemenangan Tamu di Ligue 1
MT Gas Attaka Perkuat Distribusi LPG ke Kalimantan dan Sulawesi
Marseille Akhiri Tren Negatif Usai Tumbangkan Metz 3-1
PSSI Gelar Program Coach Educator Development untuk Tingkatkan Kualitas Pelatih
komentar
beritaTerbaru