Rabu, 19 Agustus 2026

Dinkes Sumut Lakukan Persiapan Pelaksanaan Program Dokter Terbang dan SPGDT 2023

Kamis, 24 November 2022 13:06 WIB
Dinkes Sumut Lakukan Persiapan Pelaksanaan Program Dokter Terbang dan SPGDT 2023
Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM memimpin rapat paparan persiapan pelaksanaan program dokter terbang dan SPGDT tahun 2023, Rabu (23/11/2022). (Dok/Dinkes Sumut)
Medan (buseronline.com) - Program dokter terbang yang sudah dieksekusi sejak Oktober 2021 dan berjalan sampai dengan sekarang ini guna mengupayakan hadirnya dokter spesialis/subspesialis utamanya ke rumah sakit maupun ke Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM mengatakan program tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat Provinsi Sumut dengan upaya mendekatkan akses pelayanan spesialistik kepada masyarakat di kabupaten/kota yang diunjuk sebagai lokus pelaksanakaan program dokter terbang.

"Program ini juga berguna untuk melaksanakan fungsi transfer of knowledge maupun transfer of man power. Artinya, RS dan Puskesmas yang sudah melaksanakan program ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mengadopsi program ke kabupaten/kota," katanya, Kamis (24/11/2022).

Ia mengatakan tahun 2023 akan dilaksanakan program dokter terbang di RS sebanyak lima RS antara lain RSUD Djasamen Saragih (layanan spesialistik jiwa), RSUD Rantauprapat (layanan spesialistik rehabilitas Medis)

RSUD Panyabungan (layanan spesialistik saraf dan ortopedi) dikarenakan lokusnya di perbatasan dan banyak kasus penyakit saraf serta kecelakaan lalu lintas sehingga perlu menekan angka rujukan ke RS di Padang.

Sedangkan untuk program dokter terbang ke Puskesmas tahun 2023 direncanakan akan dilaksanakan di 33 kabupaten/kota se Provinsi Sumut. "Sebelumnya di tahun 2022 telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota," ujarnya.

Ia mengatakan program dokter terbang ke Puskesmas tahun 2023 untuk menekan angka kematian ibu, bayi dan stunting. "Kita akan mengontrak dokter spesialis obgyn untuk ditugaskan ke Puskesmas guna menurunkan kematian ibu, bayi dan stunting. Program ini berdasarkan visi misi Gubernur Sumut," ungkapnya.

Sebelumnya, ia mengatakan telah melakukan rapat paparan persiapan pelaksanaan program dokter terbang tahun 2023 dan program Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) tahun 2023 sebagai salah satu langkah dalam mewujudkan Sumut Sehat Sumut Bermartabat.

Pada rapat ini dipimpin Kepala Dinas Provinsi Sumut drg Ismail Lubis MM, perwakilan dari Sub Bagian Program, Akuntabilitas dan Informasi Publik serta perwakilan dari Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru