Minggu, 04 Oktober 2026

Dinkes Sumut Lakukan Persiapan Pelaksanaan Program Dokter Terbang dan SPGDT 2023

Kamis, 24 November 2022 13:06 WIB
Dinkes Sumut Lakukan Persiapan Pelaksanaan Program Dokter Terbang dan SPGDT 2023
Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM memimpin rapat paparan persiapan pelaksanaan program dokter terbang dan SPGDT tahun 2023, Rabu (23/11/2022). (Dok/Dinkes Sumut)
Medan (buseronline.com) - Program dokter terbang yang sudah dieksekusi sejak Oktober 2021 dan berjalan sampai dengan sekarang ini guna mengupayakan hadirnya dokter spesialis/subspesialis utamanya ke rumah sakit maupun ke Puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis MM mengatakan program tersebut dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat Provinsi Sumut dengan upaya mendekatkan akses pelayanan spesialistik kepada masyarakat di kabupaten/kota yang diunjuk sebagai lokus pelaksanakaan program dokter terbang.

"Program ini juga berguna untuk melaksanakan fungsi transfer of knowledge maupun transfer of man power. Artinya, RS dan Puskesmas yang sudah melaksanakan program ini dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan mengadopsi program ke kabupaten/kota," katanya, Kamis (24/11/2022).

Ia mengatakan tahun 2023 akan dilaksanakan program dokter terbang di RS sebanyak lima RS antara lain RSUD Djasamen Saragih (layanan spesialistik jiwa), RSUD Rantauprapat (layanan spesialistik rehabilitas Medis)

RSUD Panyabungan (layanan spesialistik saraf dan ortopedi) dikarenakan lokusnya di perbatasan dan banyak kasus penyakit saraf serta kecelakaan lalu lintas sehingga perlu menekan angka rujukan ke RS di Padang.

Sedangkan untuk program dokter terbang ke Puskesmas tahun 2023 direncanakan akan dilaksanakan di 33 kabupaten/kota se Provinsi Sumut. "Sebelumnya di tahun 2022 telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota," ujarnya.

Ia mengatakan program dokter terbang ke Puskesmas tahun 2023 untuk menekan angka kematian ibu, bayi dan stunting. "Kita akan mengontrak dokter spesialis obgyn untuk ditugaskan ke Puskesmas guna menurunkan kematian ibu, bayi dan stunting. Program ini berdasarkan visi misi Gubernur Sumut," ungkapnya.

Sebelumnya, ia mengatakan telah melakukan rapat paparan persiapan pelaksanaan program dokter terbang tahun 2023 dan program Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) tahun 2023 sebagai salah satu langkah dalam mewujudkan Sumut Sehat Sumut Bermartabat.

Pada rapat ini dipimpin Kepala Dinas Provinsi Sumut drg Ismail Lubis MM, perwakilan dari Sub Bagian Program, Akuntabilitas dan Informasi Publik serta perwakilan dari Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan.
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru