Selasa, 07 April 2026

April 2023, Kota Pematangsiantar Deflasi 0,25 Persen

Kamis, 04 Mei 2023 06:21 WIB
April 2023, Kota Pematangsiantar Deflasi 0,25 Persen
Wali Kota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA didampingi lainnya saat sidak pasar di bulan April menjelang Idul Fitri 1444 H. (Dok/Kominfo Pematangsiantar)
Pematangsiantar (buseronline.com) - Periode April 2023, perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) umum Kota Pematangsiantar mengalami deflasi sebesar 0,25% (mtm).

Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi Provinsi Sumut yang mengalami deflasi sebesar 0,18% (mtm) dan realisasi inflasi nasional yang mengalami inflasi sebesar 0,33% (mtm).

Sedangkan inflasi tahun kalender 2023 (April 2023 terhadap Desember 2022) sebesar 0,38 persen. Sementara inflasi tahun ke tahun (April 2023 terhadap April 2022) sebesar 4,13 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pematangsiantar Zulfan SE, Selasa (2/5/2023) dalam Perkembangan IHK/Tingkat Inflasi Nomor 07/05/1237/Th
XXVI. 2 Mei 2023 menerangkan, deflasi pada April 2023 utamanya didorong oleh penurunan harga pada beberapa komoditas, di antaranya cabai merah, tomat, dan bawang merah. Cabai merah mengalami deflasi sebesar 36,99% (mtm) dengan andil deflasi sebesar 0,27%.

Sementara itu, tomat dan bawang merah masing-masing mengalami deflasi sebesar 33,07% (mtm) dan 11,82% (mtm) dengan andil deflasi sebesar 0,11% dan 0,08%.

Di sisi lain, beberapa komoditas terpantau mengalami inflasi pada April 2023 diantaranya komoditas ikan dencis, rokok kretek filter, dan mobil. Ikan dencis mengalami inflasi sebesar 7,84% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,06%.

Sementara itu, rokok kretek filter dan mobil masing-masing mengalami inflasi sebesar 1,01% (mtm) dan 1,29% (mtm) dengan andil inflasi sebesar 0,04% dan 0,03%.

Kenaikan harga ikan dencis disebabkan oleh berkurangnya pasokan ikan dencis di Kota Pematangsiantar seiring dengan mayoritas nelayan yang libur melaut di periode hari raya Idul Fitri 1444 H.

Sementara itu, kenaikan harga rokok kretek filter berlanjut dari periode sebelumnya seiring dengan kenaikan harga cukai rokok sebesar 10% di tahun 2023.

Komoditas dengan andil deflasi terbesar: Cabai Merah Deflasi 36,99% (mtm), Andil Deflasi 0,27%; Tomat Deflasi 33,07% (mtm), Andil Deflasi 0,11%; Bawang Merah Deflasi 11,82% (mtm), Andil Deflasi 0,08%; Ikan Tongkol Deflasi 10,15% (mtm), dan Andil Deflasi 0,05%;

Sedangkan komoditas dengan andil inflasi terbesar: Ikan Dencis Inflasi 7,84% (mtm), Andil Inflasi 0,06%; Rokok Kretek Filter Inflasi 1,01% (mtm), Andil Inflasi 0,04%; Mobil Inflasi 1,29% (mtm), Andil Inflasi 0,03%; serta Anggur Inflasi 8,78% (mtm), Andil Inflasi 0,03%.

Disebutkan juga, lima kota di Provinsi Sumut, hanya Kota Sibolga inflasi pada periode April 2023, yakni 0,27 persen. Sedangkan empat kota lainnya mengalami deflasi, yakni Kota Pematangsiantar 0,25 persen; Kota Medan 0,20 persen; Kota Padangsidimpuan 0,04 persen, dan Kota Gunungsitoli 0,42 persen.
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru