Pemkab Tapanuli Utara Salurkan Bantuan Beras kepada 2.782 Keluarga di Sipoholon
Sipoholon (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui penya
Ekonomi 35 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Maraknya pengumpulan data biometrik melalui pemindaian retina menggunakan aplikasi Worldcoin dan World ID menarik perhatian warga Bekasi.
Iming-iming uang tunai mulai dari Rp180.000 hingga Rp800.000 menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang rela menyerahkan data biometrik mereka.
Menurut laporan TechTarget, Worldcoin adalah aplikasi jaringan keuangan global berbasis mata uang kripto yang mengandalkan sistem World ID untuk verifikasi identitas.
Teknologi ini menggunakan perangkat khusus bernama Orb untuk memindai retina pengguna, menghasilkan kode unik yang disebut IrisCode. Kode ini berfungsi sebagai identitas digital permanen yang memungkinkan pengguna mengakses token kripto seperti Bitcoin, Ethereum, dan USDC.
Namun, popularitas teknologi ini tidak lepas dari kontroversi. Di beberapa negara, seperti Spanyol, otoritas perlindungan data telah secara resmi menghentikan layanan Worldcoin untuk mencegah potensi kebocoran data biometrik. Di Brasil, kasus kebocoran data biometrik bahkan melonjak drastis, dari 906 kasus pada 2023 menjadi lebih dari 4.000 kasus pada 2024 (CTIR GOV, 2024).
Risiko dan Tantangan di Indonesia
Di Indonesia, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat menjadi tantangan serius dalam upaya melindungi data pribadi. Indeks Masyarakat Digital Indonesia (2024) menunjukkan bahwa tingkat kecakapan digital masyarakat Indonesia hanya berada pada skor 43,34 per 100, yang masuk dalam kategori sedang. Kondisi ini memperbesar risiko penyalahgunaan data di era teknologi yang semakin kompleks.
Ita Musfirowati Hanika MIKom, dosen Literasi Media Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina, menekankan pentingnya literasi digital untuk mengurangi risiko penyalahgunaan data pribadi.
“Risiko terhadap privasi digital bisa menyebabkan data pribadi disalahgunakan untuk berbagai kejahatan. Dengan memahami literasi media—kemampuan untuk memahami, menggunakan, dan memanfaatkan teknologi secara efektif dan bertanggung jawab—kita dapat melindungi diri dari ancaman tersebut. Literasi juga membantu kita mengenali potensi bahaya dan menghindari kejahatan siber, sehingga keamanan pribadi dapat lebih terjaga,” ujarnya, Senin (12/5/2025).
Ita menambahkan bahwa banyak orang masih menganggap data pribadi hanya sebatas informasi di kartu identitas atau akun media sosial.
Padahal, data biometrik seperti sidik jari, pola iris mata, dan bentuk wajah juga merupakan data pribadi yang melekat langsung pada tubuh seseorang.
“Selama ini banyak yang tidak sadar bahwa data pribadi itu tidak hanya soal nomor KTP atau alamat rumah, tapi juga ada di tubuh kita sendiri. Ketika data biometrik seperti pola iris atau sidik jari bocor, konsekuensinya bisa sangat serius, karena berbeda dengan kata sandi yang bisa diganti, data biometrik itu permanen,” jelasnya.
Edukasi sebagai Solusi
Ita menambahkan bahwa peningkatan pemahaman digital melalui program edukasi, pelatihan, hingga kampanye dapat membantu masyarakat lebih berhati-hati dalam membagikan data diri pribadinya.
“Literasi digital bukan hanya tentang kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan dampaknya. Masyarakat perlu lebih kritis sebelum memberikan data pribadi, terutama data biometrik, kepada pihak ketiga,” pungkasnya.
Program Studi Komunikasi Universitas Pertamina telah aktif selama 9 tahun dalam menggelar lebih dari 50 kampanye literasi digital untuk berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pendidikan dasar, menengah atas, hingga masyarakat umum.
Rektor Universitas Pertamina, Prof Dr Ir Wawan Gunawan A Kadir MS IPU, menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan untuk membentuk generasi yang tidak hanya paham teknologi, tetapi juga kritis dalam melindungi data pribadinya, memahami risiko digital, dan berperan sebagai pengguna teknologi yang bertanggung jawab.
“Melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kurikulum yang fokus pada literasi digital, Universitas Pertamina berkomitmen untuk menciptakan generasi yang mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, inovatif, dan aman. Hal ini penting agar mereka siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital yang terus berkembang pesat,” jelasnya. (R)
Sipoholon (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kemiskinan melalui penya
Ekonomi 35 menit lalu
Bandung (buseronline.com) Kontingen Jawa Barat (Jabar) memimpin perolehan medali Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 jenjang pen
Pendidikan 35 menit lalu
Batang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan
Hukum & Peristiwa satu jam lalu
Manggarai (buseronline.com) Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing
Kesehatan 2 jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membuka peluang kerja sama dengan Belgia di berbagai sektor str
Ekonomi 3 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung terus memperluas akses literasi masyarakat melalui berbagai
Pendidikan 4 jam lalu
Slawi (buseronline.com) Sebanyak 362 putraputri Kabupaten Tegal mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui Pr
Pendidikan 5 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengerahkan 314 tenaga kesehatan untuk menangani dampak kesehatan akibat keb
Kesehatan 6 jam lalu
Garut (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Garut dan Kabupaten Tabalong bertukar strategi dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Me
Ekonomi 7 jam lalu
Lembang (buseronline.com) Dua Siswa Pendidikan Sespimma (Serdik Sespimma) membantu mengamankan situasi dalam peristiwa dugaan penganiayaan
Hukum & Peristiwa 8 jam lalu