Selasa, 07 April 2026

Harga Anjlok, OPD Diminta Larisi Kencur

Sabtu, 09 September 2023 08:23 WIB
Harga Anjlok, OPD Diminta Larisi Kencur
Bupati Kudus Hartopo dalam rembuk tani poktan dan gapoktan Kecamatan Dawe dan Jekulo, di Pelataran Aula Gedung Serbaguna Desa Kandangmas, Dawe, Kamis (7/9/2023). (Dok/Kominfo Kudus)
Kudus (buseronline.com) - Menanggapi keluhan para petani atas anjloknya harga komoditas kencur, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kudus diminta untuk melarisi kencur para petani tersebut dengan harga normal.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus Hartopo pada rembuk tani poktan dan gapoktan Kecamatan Dawe dan Jekulo, di Pelataran Aula Gedung Serbaguna Desa Kandangmas, Dawe.

Diketahui, semula harga kencur kisaran Rp20 ribu, kini menurun tajam hingga Rp6 ribu.

“Menyikapi harga komoditas kencur yang hancur, saya instruksikan kepada OPD untuk melarisinya dengan harga normal. Solusi dari kita saat ini,” ujar Hartopo.

Selain harga komoditas kencur yang merosot, Hartopo juga menyoroti permasalahan lain seperti ketersediaan pupuk subsidi, irigasi, hingga kerusakan alam.

Untuk itu, pihaknya meminta dinas terkait untuk memperhatikan keluhan-keluhan tersebut.

“Terkait ketersediaan pupuk subsidi, Dinas perdagangan saya minta untuk memantau ketersediaannya. Untuk aliran irigasi, selalu kita jalin komunikasi supaya pasokan air dari Logung cukup untuk kebutuhan pertanian, dan untuk kerusakan alam, saya harap kesadaran masyarakat bersama,” harapnya. (R)
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru