Selasa, 21 Juli 2026

DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Tahun 2024 Sebesar Rp48,35 T

Rabu, 14 Juni 2023 14:50 WIB
DPR Setujui Pagu Indikatif Kemenkeu Tahun 2024 Sebesar Rp48,35 T
Menkeu RI Sri Mulyani mengikuti rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir, Rabu (14/6/2023). (Dok/Kemenkeu RI)
Jakarta (buseronline.com) - Komisi XI DPR RI menyetujui usulan pagu indikatif Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI di tahun 2024 sebesar Rp48,35 triliun.

"Dengan mengucapkan alhamdulillahirabbil alamin, anggaran Kemenkeu beserta dengan seluruh catatannya kita setujui," kata Ketua Komisi XI DPR RI Kahar Muzakir dalam rapat kerja.

Pagu anggaran Kemenkeu tersebut jika berdasarkan sumber dana terdiri dari rupiah murni Rp38,90 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp21,76 triliun, hibah Rp1,12 triliun, dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp9,42 triliun.

Sementara, jika dirinci menurut fungsi adalah fungsi pelayanan umum Rp44,70 triliun, fungsi ekonomi Rp161 miliar, dan fungsi pendidikan Rp3,48 triliun.

Pagu Indikatif tersebut dialokasikan kepada lima program yang akan dijalankan Kementerian Keuangan. Pertama, program kebijakan fiskal mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp40,23 miliar, program pengelolaan penerimaan negara Rp2,48 triliun, program Pengelolaan Belanja Negara sebesar Rp 28,74 miliar.

Kemudian, program pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara dan risiko (PKNR) Rp310,82 miliar dan program dukungan manajemen Rp45,49 triliun.

Pada Raker tersebut Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani mengucapkan terima kasihnya atas persetujuan Komisi XI terhadap pagu indikatif Kemenkeu 2024.

"Terima kasih atas pembahasan yang sangat maraton dan juga tetap detail dan tadi juga berbagai catatan yang telah disampaikan kepada kami di Kementerian Keuangan pada masing-masing unit terkait isu-isu yang sangat penting juga merupakan sebuah masukan dan sekaligus menjadi fokus prioritas kami," ujarnya.

Menkeu pun mengapresiasi peran penting Komisi XI sekaligus menjadi kunci bagi Kementerian Keuangan untuk mampu menjalankan tugas menjaga keuangan negara.

"Semoga kerjasama yang sangat baik ini akan terus terjaga untuk menjaga Indonesia dan keuangan negara sehingga menjadi instrumen yang memberikan banyak sekali manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.
Editor
: Dirgahayu Ginting
beritaTerkait
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
komentar
beritaTerbaru