Selasa, 21 Juli 2026

Kemenkes Ungkap 5 Penyakit Terbanyak Diidap Jamaah Haji RI

Selasa, 06 Juni 2023 11:35 WIB
Kemenkes Ungkap 5 Penyakit Terbanyak Diidap Jamaah Haji RI
Liliek Marhaendro Susilo Ak MM.
Jakarta (buseronline.com) - Kemenkes RI melaporkan ada lima penyakit yang paling dominan dialami jamaah haji asal Indonesia selama melaksanakan proses ibadah haji di Arab Saudi.

Berdasarkan data dari Kemenkes RI, sebanyak 71.539 jamaah haji sudah tiba di Arab Saudi pada 4 Juni 2023 pukul 16.00 sore waktu setempat.

Dari total tersebut, sebanyak 75,37 persen jamaah berisiko tinggi kesehatan.

"Jamaah risti atau risiko tinggi kesehatan adalah jamaah yang berusia 60 tahun ke atas, baik itu yang mempunyai komorbid atau penyakit maupun tidak, dan jamaah yang di bawah usia 60 tahun tapi punya komorbid," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes RI Liliek Marhaendro Susilo Ak MM melalui konferensi di Jakarta.

Adapun lima penyakit tersebut yang paling banyak diidap oleh jamaah di antaranya, yaitu:

1. Fatigue atau kelelahan sebanyak 5.766 orang

2. Hipertensi esensial sebanyak 5.126 orang

3. Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) 2.569 orang

4. Myalgia sebanyak 1.780 orang

5. Diabetes Melitus sebanyak 1.128 orang

"Ini adalah 5 penyakit terbesar yang banyak dilakukan konsultasi ke teman-teman tenaga kesehatan haji di kloter," ujarnya lagi.

Liliek melaporkan sebanyak 54.561 jamaah sudah berada di Madinah. Dari total tersebut, sebanyak 24.467 jamaah dirawat jalan dan 172 jamaah dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi maupun di klinik kesehatan haji (KKHI) di Madinah.

Sementara 16.888 jamaah lainnya saat ini berada di Makkah. Dari total tersebut, sebanyak 1.223 jamaah harus dirawat jalan dan 13 orang dirujuk ke KKHI di Makkah atau ke rumah sakit terdekat.

"Sedangkan di bandara itu ada 502 rawat jalan, dan 11 dirujuk. Jadi total yang dilakukan rawat jalan saat ini sudah mencapai 26.192 rawat jalan, dan rujuk sebanyak 165 jamaah," jelasnya.
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Kementan dan IFAD Nilai Garut Berhasil Kembangkan Komoditas Kentang Lewat Program UPLAND
Disdik Kabupaten Bekasi Gelar Gema Tunas 2026, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Warga Belajar
Pemkab Bekasi Peringati Harkopnas Ke-79, Dorong Penguatan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Rakyat
Tiga Anggota KKB Tewas dalam Operasi Damai Cartenz di Yahukimo
Kemenkes Tarik Investasi Takeda, Perkuat Hilirisasi Industri Kesehatan Nasional
RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia Disepakati Lanjut ke Paripurna DPR
komentar
beritaTerbaru