Selasa, 21 Juli 2026

Alasan Utama Argentina Terima Tantangan Timnas Indonesia

Sabtu, 03 Juni 2023 14:24 WIB
Alasan Utama Argentina Terima Tantangan Timnas Indonesia
Logo PSSI
Jakarta (buseronline.com) - Sosok Ketua Umum PSSI Erick Thohir jadi pertimbangan utama Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) menerima tawaran tampil pada FIFA Match Day di Indonesia.

Duel timnas Argentina menghadapi Indonesia pada 19 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta memang terus ramai diperbincangkan.

"Saya jelaskan bahwa Argentina bisa bermain dengan Indonesia karena Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Ia orang terpandang di Argentina dan juga pernah menjadi pemilik klub besar di Eropa, Inter Milan," jelas Presiden Federasi Sepakbola Argentina (AFA) Claudio Fabian Tapia.

Penjelasan Tapia dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV Argentina, TyC Sports, Kamis (1/6/2023), menjawab pertanyaan banyak pihak alasan utama dan faktor apa Argentina, peringkat pertama FIFA dan juara Piala Dunia 2022 Qatar itu, bersedia bertanding melawan Timnas Indonesia yang menempati rangking 149 FIFA.

Tapia juga memilih Indonesia karena skuad Garuda dinilai pantas mendapatkan pengalaman baru.

"Bermain dengan juara Piala Dunia 2022 Qatar itu tidak akan mudah," ujar pria berusia 55 tahun itu.

Meski demikian, Tapia mengakui, timnas Merah Putih tidak bisa diremehkan karena memiliki pelatih yang melatih peserta Piala Dunia 2018, Korea Selatan.

“Indonesia tidak bisa diremehkan. Mereka dilatih oleh Shin Tae-yong yang kami semua tahu kemampuannya," ujarnya.
Editor
: Nicolas Simanjuntak
beritaTerkait
Pemerintah Percepat Pengembangan Kendaraan Listrik, Siapkan Pabrik Motor Listrik Nasional
PWI Sumut Laporkan Hotman Paris ke Polda Sumut atas Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan
Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis Perkuat Ekonomi Desa
Kapolres Samosir Tegaskan Perang terhadap Narkoba, Illegal Logging dan Judi
Pemkab Garut Gandeng UPI Latih 400 Guru Tingkatkan Kompetensi Literasi dan Numerasi
Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan PT PPA Ditahan
komentar
beritaTerbaru