Senin, 02 November 2026

Prabowo Dorong Pembangunan SDM dan Cetak Pemimpin Masa Depan, Kadin Siap Dukung

Senin, 02 November 2026 21:05 WIB
Prabowo Dorong Pembangunan SDM dan Cetak Pemimpin Masa Depan, Kadin Siap Dukung
Presiden Prabowo Subianto saat memberikan taklimat kepada peserta P3MDI Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapimnas Kadin Indonesia di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Bogor (buseronline.com) - Presiden Prabowo Subianto terus mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan penyiapan pemimpin masa depan sebagai salah satu langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia menjadi negara maju dan disegani dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan taklimat kepada peserta Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan Indonesia (P3MDI) Batch 1 Tahun Anggaran 2026 dan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Anggota Kadin Indonesia, James Riyadi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memiliki perhatian besar terhadap pembangunan manusia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter, kompetensi, dan kemampuan kepemimpinan.

Menurut James, kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama bagi kemajuan suatu bangsa. Negara yang besar membutuhkan pemimpin dengan karakter kuat serta memiliki komitmen untuk membawa masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.

Ia juga mengapresiasi upaya Presiden Prabowo dalam memberikan kesempatan lebih luas kepada generasi muda dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat di daerah tertinggal, untuk berkembang melalui sistem meritokrasi.

James menilai, Program P3MDI menjadi salah satu bentuk nyata visi Presiden Prabowo dalam mempersiapkan calon pemimpin Indonesia melalui proses seleksi dan pembinaan secara terarah.

Program tersebut diikuti lebih dari 300 anak muda yang telah menyelesaikan pendidikan sarjana dan memiliki pengalaman kerja selama satu hingga dua tahun. Para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif selama sembilan bulan.

"Ini visi beliau, dia punya visi dan dia punya keberanian untuk menjalankan visi itu menjadi nyata. Jadi kita tidak ada jalan lain, kita harus mendukung karena mereka ini 300 sekian anak-anak muda ini sudah S1, sudah pengalaman 1-2 tahun dan akan dilatih secara intensif selama 9 bulan," ujar James.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Wakil Ketua Umum Koordinator Kadin Bidang Pangan Indonesia, Mulyadi Jayabaya. Ia mengapresiasi taklimat Presiden Prabowo yang dinilai memberikan wawasan mengenai tanggung jawab negara dalam mendorong kemajuan bangsa.

Mulyadi mengatakan, perhatian pemerintah terhadap berbagai sektor pembangunan, termasuk pangan, pendidikan, dan keamanan, perlu didukung oleh seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan, dunia usaha memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyukseskan program pembangunan nasional, termasuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

"Mari kita bersama-sama antara swasta dengan pemerintah karena Kadin sebagai mitra. Kita dukung MDI ini. Supaya ketahanan pangan bisa tercapai oleh kita. InsyaAllah tercapai," jelas Mulyadi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia.

Melalui P3MDI, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya unggul dari sisi pendidikan dan kemampuan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta keberanian dalam mengambil tanggung jawab.

Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing di tingkat global. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Seluruh Siswa Kini Gratis
Prabowo Terima Laporan Bahlil, 1.413 Titik Listrik Desa Segera Diresmikan
Prabowo Minta BRIN Percepat Riset Karhutla, Energi Alternatif, dan Vaksin Malaria
Pemerintah Tingkatkan Program Bedah Rumah Menjadi 400 Ribu Unit pada 2026
Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Bahas Magang 384 Calon Pemimpin Masa Depan
Prabowo Targetkan Penyaluran Kredit Rakyat Rp400 Triliun pada 2027, Petani dan Nelayan Jadi Sasaran
komentar
beritaTerbaru