Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Bandung (buseronline.com) Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam m
Kesehatan 7 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, secara resmi melepas 150 alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk bertugas di wilayah terpencil, tertinggal, dan terdepan (3T) melalui Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital.
Kegiatan pelepasan tersebut berlangsung di Auditorium Kantor Sekretariat Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, sebagai bagian dari kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan LPDP dalam mempercepat transformasi digital di sekolah dasar wilayah 3T.
Dalam sambutannya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Wakil Presiden Gibran menegaskan bahwa teknologi memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan pendidikan nasional. Ia menekankan pentingnya menjembatani kesenjangan digital di dunia pendidikan secara konkret.
Menurutnya, inovasi metode pembelajaran menjadi hal yang krusial, terutama di wilayah 3T, agar proses belajar dapat berlangsung lebih efektif dan menyenangkan dengan dukungan teknologi.
"Jika pembelajaran terasa membosankan, kita harus menemukan metode yang lebih menarik. Semua harus bisa dibuat menyenangkan. Apalagi saat ini tersedia Interactive Flat Panel (IFP) dari Bapak Presiden. Saya berharap teman-teman dapat membantu mengenalkan dan mendampingi pemanfaatannya," ujar Gibran.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa beasiswa negara bukan sekadar bentuk penghargaan akademik, melainkan investasi yang harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk kontribusi nyata.
"Ketika negara telah berinvestasi pada seseorang, maka saatnya investasi itu dikembalikan, bukan dalam bentuk laporan, melainkan lewat dampak yang bisa dirasakan langsung oleh siswa di daerah," tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama LPDP, Sudarto, menyampaikan bahwa lembaganya telah mendukung puluhan ribu penerima beasiswa dari berbagai jenjang pendidikan dengan komitmen memperluas akses, termasuk bagi daerah afirmasi.
"Yang terpenting adalah memastikan bahwa para alumni kembali dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Sudarto menambahkan bahwa keberhasilan program beasiswa tidak hanya diukur dari jumlah lulusan atau capaian akademik, tetapi dari kontribusi nyata alumni dalam menjawab tantangan di lapangan. Program Alumni Pejuang Digital menjadi salah satu wujud implementasi dari prinsip tersebut.
Program ini juga difokuskan pada penguatan transformasi digital pendidikan melalui pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID), yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Dalam sesi dialog, dua peserta berbagi pengalaman dan motivasi mereka. Teresia Rutisu, lulusan Swiss Hotel Management School asal Papua Barat yang akan bertugas di Merauke, menyampaikan komitmennya untuk berbagi pengalaman kepada siswa di daerah 3T.
"Saya menekankan kata 'pengabdian'. Saya ingin berbagi pengalaman kepada anak-anak di daerah 3T, karena saya juga berasal dari sana. Saya ingin mereka tidak pernah berhenti bermimpi," ungkapnya.
Peserta lainnya, Gulmog Simbolon asal Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, lulusan University of Surrey, Inggris, menilai program ini sebagai ruang kontribusi nyata dalam pemerataan akses pendidikan.
"Perjalanan hidup saya mengajarkan bahwa akses pendidikan yang baik bisa mengubah segalanya. Kini giliran saya membantu membukakan jalan itu bagi anak-anak di daerah 3T," tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Gibran mengapresiasi semangat para alumni yang memilih kembali dan mengabdi di daerah. Ia menegaskan bahwa kontribusi nyata merupakan bentuk tanggung jawab sekaligus kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.
"Setiap alumni harus bangga menjadi WNI dan mengabdi di kampung halamannya," tegasnya.
Di akhir kegiatan, Wakil Presiden secara resmi melepas seluruh peserta program dan berpesan agar para alumni menjaga kesehatan, memahami kearifan lokal, serta memberikan kontribusi terbaik selama masa penugasan tiga bulan ke depan.
Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam pemerataan kualitas pendidikan nasional, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital di wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses. (R)
Bandung (buseronline.com) Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dalam m
Kesehatan 7 menit lalu
Jakarta (buseronline.com) Semangat membangun budaya literasi terus tumbuh dari wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia. Dilansir dari la
Pendidikan satu jam lalu
Montilivi (buseronline.com) Girona FC dipastikan terdegradasi dari La Liga setelah hanya mampu bermain imbang 11 melawan Elche CF pada la
Olahraga 3 jam lalu
Mulia (buseronline.com) Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengintensifkan patroli humanis di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Papua Te
Hukum & Peristiwa 3 jam lalu
Roma (buseronline.com) Pedro Rodrguez mengakhiri kiprahnya bersama SS Lazio dengan cara istimewa. Penyerang veteran asal Spanyol itu men
Olahraga 4 jam lalu
Malinau (buseronline.com) Suara tawa dan cerita anakanak kini semakin ramai terdengar dari sebuah ruang sederhana di Kabupaten Malinau, K
Pendidikan 5 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa keselamatan pasien (patient safety) menja
Kesehatan 6 jam lalu
Betis (buseronline.com) Levante memastikan diri tetap bertahan di La Liga musim depan meski harus menelan kekalahan 12 dari Real Betis pa
Olahraga 7 jam lalu
Semarang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong percepatan pengesahan Rancangan UndangUndang (RUU)
Hukum & Peristiwa 8 jam lalu
Renato DallAra (buseronline.com) Sang juara Serie A musim 2025/2026, Inter Milan, menutup perjalanan mereka di kompetisi domestik dengan
Olahraga 8 jam lalu