Senin, 06 April 2026

Metode Pembelajaran Mendalam Tingkatkan Kemampuan Analitis Siswa

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 10 Maret 2026 11:00 WIB
Metode Pembelajaran Mendalam Tingkatkan Kemampuan Analitis Siswa
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan ceramah ilmiah dalam Seminar Nasional bertajuk Pembelajaran Mendalam Menuju Generasi Berkualitas di Era 5.0 di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026).

Jawa Tengah (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu ti menyoroti fenomena scroll society atau kebiasaan terus menggulir informasi tanpa memahami maknanya secara utuh yang kini marak terjadi pada generasi muda di Indonesia.


Hal tersebut disampaikan Mu’ti dalam ceramah ilmiah bertajuk “Pembelajaran Mendalam Menuju Generasi Berkualitas Era 5.0” di Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara di Jepara, Jawa Tengah, Rabu.


Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, ia menegaskan bahwa sistem pendidikan nasional perlu segera bertransformasi dari pembelajaran yang bersifat permukaan menuju pemahaman yang lebih mendalam melalui strategi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).


Menurut Mu’ti, perkembangan teknologi yang sangat pesat tidak selalu diikuti dengan kedewasaan perilaku digital masyarakat. Kondisi tersebut menciptakan ketimpangan budaya atau cultural lag.


“Masyarakat saat ini mahir mengusap layar namun tidak mencerna makna, yang berujung pada rendahnya Digital Civility Index,” ujarnya.


Ia menilai ketergantungan generasi muda terhadap konten instan dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif, di antaranya menurunnya kemampuan berpikir mendalam karena terbiasa dengan informasi singkat tanpa analisis.


Selain itu, generasi muda juga dikhawatirkan menjadi lambat dalam mengeksekusi ide di dunia nyata serta kehilangan inisiatif untuk mencari solusi atas berbagai persoalan.


“Akibatnya, generasi muda berpotensi menjadi generasi yang lemah, mudah menyerah, dan lebih memilih mengadu di media sosial dibandingkan mencari solusi konkret,” jelasnya.


Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam dalam proses pendidikan.


Pendekatan ini menekankan kedalaman pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari melalui tiga prinsip utama, yaitu mindful (berkesadaran), meaningful (bermakna), dan joyful (menggembirakan).


“Kita mendorong agar siswa tidak hanya mengejar banyaknya materi saja, tetapi memastikan mereka benar-benar memahami apa yang dipelajari,” kata Mu’ti.


Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat dukungan bagi peningkatan kompetensi guru. Salah satunya melalui kebijakan Satu Hari Belajar Guru yang memberikan kesempatan kepada para pendidik untuk meningkatkan kapasitas serta memperbarui metode pembelajaran.


Guru juga diharapkan dapat berperan sebagai guru wali yang mendampingi perkembangan murid, bukan sekadar penegak disiplin di lingkungan sekolah.


Mu’ti menambahkan, kemampuan berpikir analitis menjadi salah satu kompetensi utama yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini.


“Di dunia kerja sekarang, yang paling penting adalah kemampuan berpikir analitis. Kemampuan lainnya seperti berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas juga sangat mendasar. Selain itu, kemampuan di bidang AI dan koding juga menjadi prioritas,” ujarnya.


Oleh karena itu, menurutnya, berbagai keterampilan tersebut perlu diperkenalkan sejak dini kepada para siswa melalui sistem pendidikan di sekolah.


Penguatan pendekatan Pembelajaran Mendalam menjadi bagian dari upaya Kemendikdasmen dalam menyiapkan generasi yang mampu menghadapi dinamika era digital.


Di tengah derasnya arus informasi yang muncul dari budaya scroll society, pendidikan diharapkan mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya terbiasa mengonsumsi informasi secara cepat, tetapi juga mampu berpikir kritis, memahami secara mendalam, serta menghasilkan solusi bagi berbagai tantangan masa depan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar