Rabu, 07 Oktober 2026

Polri Buka Pendidikan SIPSS TA 2026, Fokus Cetak Perwira Sumber Sarjana Adaptif dan Berintegritas

Sabtu, 07 Maret 2026 11:00 WIB
Polri Buka Pendidikan SIPSS TA 2026, Fokus Cetak Perwira Sumber Sarjana Adaptif dan Berintegritas
Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Achmad Kartiko memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Perwira Polri Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 Gelombang I di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026). (Dok/Humas P

Semarang (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memulai program Pendidikan Pembentukan Perwira Polri Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 Gelombang I.


Upacara pembukaan digelar di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, Rabu, dan dipimpin secara langsung oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Achmad Kartiko.


Dilansir dari laman Humas Polri, Pendidikan SIPSS 2026 diikuti oleh peserta terpilih yang telah melewati seleksi ketat di tingkat daerah maupun pusat. Program ini bertujuan mencetak perwira Polri yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral tinggi dan kemampuan adaptasi di era transformasi digital.


Dalam amanatnya, Kalemdiklat Polri menekankan bahwa pendidikan ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri.


Kurikulum menitikberatkan penguatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik agar para perwira masa depan siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.


Beberapa fokus utama pendidikan SIPSS 2026 antara lain:


1. Penguasaan Teknologi: Para siswa dituntut adaptif terhadap sistem digital untuk mendukung pelayanan kepolisian yang modern.


2. Integritas dan Etika: Pembentukan karakter yang menekankan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap tindakan.


3. Kepemimpinan yang Melayani: Mencetak pemimpin yang menjadi teladan bagi anggota serta memberikan perlindungan dan pengayoman tulus kepada masyarakat.


Para siswa akan mengikuti pendidikan intensif yang mencakup pelatihan fisik, pendalaman materi hukum, fungsi teknis kepolisian, hingga simulasi penanganan kasus di lapangan.


Kehadiran para sarjana dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkaya perspektif Polri dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.


Dengan program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk mencetak perwira muda yang berintegritas, adaptif, dan siap mengemban tugas pelayanan publik dengan profesionalitas tinggi, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Pemko Medan Tak Bayar Pajak hingga Tanpa Pelat Nomor
Emil Audero Jadi Pahlawan Indonesia, Gagalkan Penalti Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman: Pencapaian Terbaik dalam Karier Saya
Tujuh Tantangan Mengadang Perbankan Indonesia Menuju 2027
Bupati Taput Hadiri Pembukaan Sinode Godang ke-68 HKBP di Sipoholon
Bupati Taput Ikuti Program “Jaksa Sahabat Pendidik”
komentar
beritaTerbaru