Senin, 06 April 2026

Polri Buka Pendidikan SIPSS TA 2026, Fokus Cetak Perwira Sumber Sarjana Adaptif dan Berintegritas

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 07 Maret 2026 11:00 WIB
Polri Buka Pendidikan SIPSS TA 2026, Fokus Cetak Perwira Sumber Sarjana Adaptif dan Berintegritas
Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Achmad Kartiko memimpin upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Perwira Polri Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 Gelombang I di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (4/3/2026). (Dok/Humas P

Semarang (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi memulai program Pendidikan Pembentukan Perwira Polri Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 Gelombang I.


Upacara pembukaan digelar di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, Rabu, dan dipimpin secara langsung oleh Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Achmad Kartiko.


Dilansir dari laman Humas Polri, Pendidikan SIPSS 2026 diikuti oleh peserta terpilih yang telah melewati seleksi ketat di tingkat daerah maupun pusat. Program ini bertujuan mencetak perwira Polri yang tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral tinggi dan kemampuan adaptasi di era transformasi digital.


Dalam amanatnya, Kalemdiklat Polri menekankan bahwa pendidikan ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri.


Kurikulum menitikberatkan penguatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik agar para perwira masa depan siap menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.


Beberapa fokus utama pendidikan SIPSS 2026 antara lain:


1. Penguasaan Teknologi: Para siswa dituntut adaptif terhadap sistem digital untuk mendukung pelayanan kepolisian yang modern.


2. Integritas dan Etika: Pembentukan karakter yang menekankan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap tindakan.


3. Kepemimpinan yang Melayani: Mencetak pemimpin yang menjadi teladan bagi anggota serta memberikan perlindungan dan pengayoman tulus kepada masyarakat.


Para siswa akan mengikuti pendidikan intensif yang mencakup pelatihan fisik, pendalaman materi hukum, fungsi teknis kepolisian, hingga simulasi penanganan kasus di lapangan.


Kehadiran para sarjana dari berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memperkaya perspektif Polri dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.


Dengan program ini, Polri menegaskan komitmennya untuk mencetak perwira muda yang berintegritas, adaptif, dan siap mengemban tugas pelayanan publik dengan profesionalitas tinggi, sekaligus memperkuat kapasitas organisasi dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar