Senin, 06 April 2026

Kemendikdasmen Gencarkan Beasiswa Talenta Indonesia untuk Keberlanjutan Murid Berprestasi

GY Simanjuntak MSi - Jumat, 06 Maret 2026 09:18 WIB
Kemendikdasmen Gencarkan Beasiswa Talenta Indonesia untuk Keberlanjutan Murid Berprestasi
Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Maria Veronica Irene menyampaikan paparan dalam dialog bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik) di Tangerang Selatan, Banten, Minggu (1/3/2026). (Dok/Kemendikdasmen)
Tangerang Selatan (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional memastikan keberlanjutan pengembangan murid berprestasi melalui program Beasiswa Talenta Indonesia.

Program ini dirancang untuk memberikan dukungan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi bagi talenta unggul nasional agar prestasi mereka tidak berhenti pada ajang kompetisi semata.

Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene mengatakan, pemerintah ingin memastikan para murid berprestasi mendapatkan pembinaan berkelanjutan sebagai bagian dari manajemen talenta nasional. Hal itu disampaikannya dalam dialog bersama Forum Wartawan Pendidikan di Tangerang Selatan, Minggu.

Menurut Irene, Beasiswa Talenta Indonesia merupakan skema pendanaan pendidikan untuk jenjang Sarjana (S1) atau Sarjana Terapan (D4) di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Program ini ditujukan bagi murid berprestasi di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) serta SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Study, Economics).

Pelaksanaan beasiswa tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan guna memastikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi talenta terbaik Indonesia.

“Beasiswa di sini adalah bagian dari apresiasi, sekaligus upaya untuk mengembangkan. Jadi, manajemen talenta tidak berhenti satu siklus, tapi menjadi suatu loop, proses yang terus-menerus berkelanjutan, sampai harapannya anak-anak tersebut nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat sekitarnya, bagi Indonesia,” ujar Irene.

Ia menjelaskan, program ini merupakan bagian dari siklus manajemen talenta nasional yang mencakup proses penjaringan, pembinaan, aktualisasi, apresiasi, hingga penguatan kapasitas talenta agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.

Komitmen tersebut diperkuat melalui dua kebijakan strategis, yakni Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 25 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Murid serta Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 16 Tahun 2026 tentang Standar Penyelenggaraan Ajang.

Dalam kesempatan itu, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Irene juga menegaskan bahwa penguatan talenta harus selaras dengan prinsip pendidikan bermutu untuk semua, termasuk bagi murid yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Ia menekankan bahwa prestasi tidak boleh hanya terpusat di wilayah tertentu, melainkan harus menjangkau seluruh daerah melalui sistem seleksi berjenjang dari tingkat sekolah hingga nasional.

“Arahan dari Pak Menteri, kami diingatkan bahwa prestasi ini harus selaras menjalankan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Artinya, tidak ada yang tertinggal dalam kesempatan dan akses untuk bisa mengaktualisasikan talentanya,” katanya.

Salah satu program yang dinilai efektif dalam pengembangan talenta murid di wilayah Indonesia Timur dan daerah 3T adalah program Bina Talenta Indonesia. Program ini memberikan pelatihan di bidang STEM, kecerdasan artifisial, koding, serta penguatan karakter bagi para peserta.

Menurut Irene, intervensi melalui program tersebut terbukti memberikan dampak positif, terutama dalam peningkatan literasi sains di wilayah 3T dan Indonesia Timur.

“Di wilayah 3T dan Indonesia Timur, peningkatan literasi sainsnya lebih tinggi daripada peningkatan di wilayah di luar 3T,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan tersebut diukur melalui perbandingan tingkat literasi sains peserta sebelum dan setelah mengikuti program pelatihan Bina Talenta Indonesia.

Pada tahun 2026, Puspresnas juga akan menjalankan sejumlah program utama untuk mendukung pengembangan talenta murid di tingkat nasional dan internasional. Program tersebut antara lain penyelenggaraan ajang nasional seperti Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional, Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia, serta Lomba Kompetensi Siswa.

Selain itu, pemerintah juga akan mengirimkan talenta terbaik ke berbagai ajang internasional, menjalankan program kurasi ajang dan sertifikat, memperkuat Bina Talenta Indonesia, mengoptimalkan BOS Kinerja Prestasi, serta memaksimalkan sistem talent pool melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT).

Melalui berbagai program tersebut, Kemendikdasmen berharap talenta muda Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa di masa depan. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar