Senin, 06 April 2026

Sinergi Komunitas Ditingkatkan Kemendikdasmen lewat Forum Komunikasi Publik

GY Simanjuntak MSi - Selasa, 24 Februari 2026 11:06 WIB
Sinergi Komunitas Ditingkatkan Kemendikdasmen lewat Forum Komunikasi Publik
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti menyampaikan sambutan dalam Forum Komunikasi Publik Pendidikan Dasar dan Menengah di Grand Zuri BSD City, Tangerang Selatan, Sabtu (21/2/2026). (Dok/Kemendikdasmen)
Tangerang Selatan (buseronline.com) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” melalui penyelenggaraan Forum Komunikasi Publik Pendidikan Dasar dan Menengah: Bersama Komunitas dan Lembaga Masyarakat Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat Kemendikdasmen (BKHM) sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah, komunitas pendidikan, organisasi masyarakat, guru, siswa, dan orang tua.

Forum ini menjadi bagian dari upaya diseminasi kebijakan dan program prioritas Kemendikdasmen yang selaras dengan arah pembangunan pendidikan nasional dalam Asta Cita.

Fokusnya meliputi penguatan pendidikan karakter dan kesehatan sekolah; peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru; wajib belajar 13 tahun dan pemerataan kesempatan pendidikan; penguatan literasi, numerasi, sains, dan teknologi; pemenuhan serta perbaikan sarana prasarana pendidikan; serta pembangunan kebahasaan dan kesastraan.

Kemendikdasmen meyakini bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat.

“Transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Kolaborasi dengan komunitas, organisasi masyarakat, guru, orang tua, dan pelajar adalah kunci untuk mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Kami ingin memastikan setiap kebijakan tidak hanya dipahami, tetapi juga didukung dan diimplementasikan secara nyata di lapangan,” ujar Suharti di Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu.

Kepala BKHM, Anang Ristanto, menambahkan bahwa penyebarluasan informasi kebijakan akan lebih efektif apabila melibatkan partisipasi aktif komunitas dan organisasi pendidikan.

“Informasi memiliki daya ungkit lebih kuat jika komunitas dan lembaga masyarakat dilibatkan sebagai mitra strategis. BKHM terus memperkuat kemitraan melalui pelibatan komunitas dan lembaga masyarakat dalam berbagai kegiatan kementerian, termasuk peluncuran program prioritas, Konsolidasi Nasional 2026, serta forum koordinasi dan dialog publik yang partisipatif,” jelasnya.

Forum ini menargetkan tiga capaian utama: meningkatkan pemahaman publik mengenai program prioritas pendidikan dasar dan menengah; membangun sinergi komunitas dan lembaga masyarakat sebagai wujud partisipasi semesta; serta menguatkan dukungan masyarakat terhadap kebijakan Kemendikdasmen.

Dilansir dari laman Kemendikdasmen, sekitar 200 peserta hadir dalam forum ini, terdiri dari pelajar, guru, ibu rumah tangga, serta pengurus dan anggota komunitas/organisasi masyarakat, seperti Komunitas Kami Pengajar, Sidina Community, Komunitas Patriot Pelajar Mahasiswa, PP Persatuan Guru NU, PP ‘Aisyiyah, Forum Guru Muhammadiyah, PP Ikatan Pelajar NU, PP Ikatan Pelajar Putri NU, PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, dan PP Ikatan Pelajar PERSIS.

“Kehadiran berbagai komunitas dan lembaga masyarakat mencerminkan semangat kolaborasi lintas elemen dalam mendukung transformasi pendidikan nasional,” ujar Anang.

Dalam forum ini, berbagai kebijakan Kemendikdasmen dibahas, antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM), peningkatan kesejahteraan guru, Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Diskusi diharapkan mampu membangun pemahaman yang lebih komprehensif, menyerap aspirasi masyarakat, dan mendorong implementasi program yang berdampak nyata bagi peserta didik.

Dengan penyelenggaraan forum ini, Kemendikdasmen menekankan pentingnya komunikasi publik yang inklusif dan partisipatif sebagai sarana penguatan ekosistem pendidikan berbasis gotong royong, transparansi, dan akuntabilitas. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar