Senin, 06 April 2026

Wali Kota Bandung Pastikan Anak Tetap Sekolah dengan Saluran Dana Rp38 M

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 21 Februari 2026 09:12 WIB
Wali Kota Bandung Pastikan Anak Tetap Sekolah dengan Saluran Dana Rp38 M
Sejumlah siswa SD didampingi guru menyambut penyaluran bantuan pendidikan dari Pemerintah Kota Bandung di salah satu sekolah dasar di Bandung. (Dok/Jabarprov)
Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan sebanyak 22.924 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan Program Rawan Melanjutkan Pendidikan tahun 2025 dengan total anggaran lebih dari Rp38 M.

Bantuan ini diberikan agar anak-anak dari keluarga rentan tetap bersekolah dan memperoleh perlengkapan belajar yang memadai.

Dilansir dari laman Jabarprov, Dinas Pendidikan Kota Bandung mencatat 8.379 siswa SD menerima bantuan biaya personal dan perlengkapan sekolah dengan total anggaran lebih dari Rp12 M.

Sementara itu, 14.545 siswa SMP memperoleh manfaat serupa dengan total anggaran lebih dari Rp26 M. Bantuan mencakup kebutuhan seragam, sepatu, dan alat tulis sehingga siswa dapat belajar dengan nyaman.

Nataly El Marco, siswa kelas 6 SD Kemala Bhayangkara, mengaku senang karena bantuan tersebut memungkinkan dirinya membeli sepatu, seragam, ikat pinggang, dasi, dan topi.

“Rasanya bahagia terus, karena di rumah juga suka enggak ada kerjaan. Di sekolah bisa belajar, bisa ketemu teman, bisa dapat ilmu juga,” ujarnya.

Krisna Ananda Putra, siswa SMP, memanfaatkan bantuan untuk membeli seragam, topi, sepatu, dan alat tulis sehingga tetap semangat mengejar cita-cita menjadi kreator gim.

“Senang. Soalnya di rumah sedikit temannya, jadi di sekolah banyak. Sama bisa dapat ilmu juga,” katanya.

Gilang Adriansyah juga mengaku terbantu dengan dana Program Rawan Melanjutkan Pendidikan, sehingga proses belajar di sekolah tetap nyaman dan menyenangkan.

“Senang karena bisa bersosialisasi, bertemu teman-teman, dan mencari banyak ilmu,” ucapnya.

Al Jenafat Odelayapi menambahkan bahwa bantuan berupa sepatu, baju, dan topi membuatnya lebih tenang saat belajar di sekolah.

“Di rumah enggak ada teman,” katanya.

Selain bantuan personal, Pemerintah Kota Bandung membangun ruang kelas baru serta merehabilitasi puluhan ruang belajar dan toilet sekolah sepanjang 2025. Langkah ini bertujuan meningkatkan daya tampung sekolah dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.

Perbaikan sarana tersebut di berbagai SD dan SMP di Bandung juga mengurangi kepadatan kelas, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan aman.

Program ini menjadi solusi nyata dalam mengurangi risiko putus sekolah akibat kendala ekonomi sekaligus memastikan setiap anak memiliki kesempatan belajar di ruang yang layak.

Dengan berbagai langkah ini, Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu, agar setiap siswa tetap semangat menimba ilmu dan menggapai cita-cita. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar