Senin, 06 April 2026

Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Diperkenalkan di Amerika Serikat, Dorong Diplomasi Kultural

GY Simanjuntak MSi - Sabtu, 21 Februari 2026 06:12 WIB
Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Diperkenalkan di Amerika Serikat, Dorong Diplomasi Kultural
Asisten Khusus Presiden RI Dirgayuza Setiawan menyerahkan buku Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program kepada Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo di Washington DC, Selasa (18/2/2026)

Washington DC (buseronline.com) - Buku Rasa Bhayangkara Nusantara versi Bahasa Inggris berjudul Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program resmi hadir di Amerika Serikat.


Pada Selasa, buku tersebut diserahkan oleh Dirgayuza Setiawan, Asisten Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, di Washington DC sebagai bagian dari diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mengedepankan budaya, kepedulian sosial, serta pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia di panggung global.


Buku Rasa Bhayangkara Nusantara disusun bersama oleh Dirgayuza Setiawan dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo SH MHum MSi MM.


Dalam rangkaian pendampingan kunjungan Presiden RI ke Amerika Serikat, Dirgayuza Setiawan menyerahkan langsung buku tersebut di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington DC. Penyerahan diterima oleh Dwisuryo Indroyono Soesilo selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat.


Kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Washington DC melengkapi rangkaian diplomasi kultural Indonesia yang sebelumnya telah mendapatkan perhatian luas dari media nasional maupun internasional.


Pada Januari 2026, dilansir dari laman Humas Polri, buku yang sama juga telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris, Desra Percaya, di London pada 21 Januari 2026.


Tak lama berselang, buku tersebut diperkenalkan di forum global World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026), sebagai bagian dari showcase diplomasi Indonesia.


Sejumlah media menilai kehadiran buku ini di WEF Davos sebagai pendekatan segar diplomasi Indonesia karena memadukan kebijakan strategis, kekayaan budaya, dan program sosial dalam satu narasi yang mudah diterima oleh komunitas global.


Dirgayuza Setiawan menegaskan bahwa Rasa Bhayangkara Nusantara kini telah berkembang menjadi salah satu instrumen diplomasi negara.


“Buku Rasa Bhayangkara Nusantara sekarang sudah menjadi bagian dari diplomasi kultural Indonesia, mengenalkan kearifan budaya kita melalui program paling monumental Pemerintahan Presiden Prabowo,” ujar Dirgayuza.


Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Prof Dr Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya karena buku yang disusunnya bersama Dirgayuza Setiawan dapat menjangkau berbagai forum dan wilayah strategis dunia.


“Alhamdulillah, di tengah kesibukan lawatan Presiden, buku Rasa Bhayangkara Nusantara yang kami susun bersama dapat hadir di tempat-tempat yang strategis. Setelah diperkenalkan di Kedutaan Besar RI di London, kemudian di forum bergengsi dunia WEF Davos, Swiss, kini buku versi Bahasa Inggris tersebut dapat diakses di Washington DC, Amerika Serikat. Semoga buku ini menjadi media diplomasi Indonesia sekaligus semakin mengenalkan gastronomi dan keanekaragaman kuliner Nusantara serta program Asta Cita Presiden kepada dunia,” ujar Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (18/2/2026).


Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Rasa Bhayangkara Nusantara bukan sekadar buku kuliner. Buku ini merupakan catatan pengabdian Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.


Program tersebut merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.


Di dalam buku tersebut tergambar aktivitas keseharian SPPG Polri, mulai dari persiapan dapur sejak sebelum matahari terbit, proses pengolahan makanan bergizi, hingga pendistribusian langsung kepada para penerima manfaat.


Narasi visual dan deskriptif yang disajikan menampilkan wajah kepedulian negara melalui peran Polri dalam mendukung pembangunan manusia Indonesia.


Badan Gizi Nasional memandang kehadiran buku ini sebagai simbol pendekatan baru dalam membangun bangsa, yakni melalui perhatian yang nyata, konkret, dan berkelanjutan terhadap kesehatan serta pemenuhan gizi masyarakat.


Melalui kehadiran Rasa Bhayangkara Nusantara di Amerika Serikat, Polri menegaskan dukungan penuh terhadap diplomasi kultural Presiden Republik Indonesia, sekaligus memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia.


Buku ini menyampaikan pesan bahwa transformasi bangsa dapat dimulai dari nilai-nilai budaya, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap pemenuhan gizi masyarakat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. (R)

Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar