Senin, 06 April 2026

Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Wakapolda NTT Bangun Tenda Darurat dan Beri Bantuan Pendidikan

GY Simanjuntak MSi - Rabu, 18 Februari 2026 09:06 WIB
Tinjau SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Wakapolda NTT Bangun Tenda Darurat dan Beri Bantuan Pendidikan
Wakapolda NTT Baskoro Tri Prabowo bersama jajaran dan siswa berfoto usai penyaluran bantuan pendidikan di SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Kabupaten Sikka, Senin (16/2/2026). (Dok/Humas Polri)
Sikka (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dan kemanusiaan pascabencana.

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Wakapolda NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, Senin.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.53 WITA hingga 08.46 WITA tersebut diawali dengan penyambutan secara adat oleh masyarakat setempat.

Dalam kunjungan itu, Wakapolda NTT didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno SIK, Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu SH SIK MH, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli SPd, memaparkan bahwa bangunan sekolah mengalami kerusakan berat akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026.

Akibat bencana tersebut, sejumlah ruang kelas roboh dan tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Sebagai bentuk respons cepat, dilansir dari laman Humas Polri, Polri mendirikan dua unit tenda darurat yang difungsikan sebagai ruang kelas sementara.

Langkah ini dilakukan agar proses belajar mengajar bagi 52 siswa tetap dapat berjalan meskipun dalam kondisi terbatas.

Dalam sambutannya, Wakapolda NTT menyampaikan bahwa kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud kepedulian dan perintah pimpinan agar seluruh jajaran lebih aktif turun langsung ke lapangan.

“Polri turut merasakan duka atas musibah yang dialami para guru dan siswa. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat,” ujar Baskoro.

Ia juga menekankan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah, khususnya dalam pendataan dan pendampingan masyarakat kurang mampu.

“Saya bersama Kapolres dan pemerintah daerah diminta untuk lebih banyak turun melihat kondisi objektif di lapangan. Lakukan pendataan keluarga miskin ekstrem secara langsung, bantu verifikasi data, dan dampingi masyarakat agar bisa mengakses seluruh program bantuan pemerintah,” tegasnya.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Polri harus menjadi jembatan kehadiran negara. Jangan sampai ada warga yang berhak menerima bantuan tetapi tidak mengetahui caranya atau kesulitan mengaksesnya,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda NTT juga menyerahkan bantuan pendidikan kepada pihak sekolah berupa 100 tas sekolah berisi buku dan alat tulis, dua unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat, empat lembar papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus, serta 100 unit meja dan kursi yang akan segera disalurkan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, para guru, siswa-siswi SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, serta perwakilan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir, peduli, dan bergerak cepat membantu masyarakat, khususnya dalam memastikan hak dasar anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meskipun berada dalam keterbatasan akibat bencana. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar