Selasa, 08 September 2026

Pemprov Jabar Dorong Kesetaraan Pendidikan lewat Beasiswa Pancawaluya

Sabtu, 14 Februari 2026 06:12 WIB
Pemprov Jabar Dorong Kesetaraan Pendidikan lewat Beasiswa Pancawaluya
Suasana kegiatan belajar mengajar di salah satu SMA di Jawa Barat. (Dok/Jabarprov)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akses pendidikan setara bagi seluruh peserta didik melalui Program Beasiswa Personal Pancawaluya bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Tahun Anggaran 2025, Rabu (11/2/2026).

Program ini ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 422.5/Kep.777-Disdik/2025 tentang Peserta Didik SMA, SMK, dan SLB Penerima Beasiswa Personal Pancawaluya Tahun Anggaran 2025.

Dilansir dari laman Jabarprov, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa program ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk memastikan siswa dari sekolah negeri maupun swasta memiliki kesempatan pendidikan yang sama.

“Beasiswa Personal Pancawaluya dirancang untuk membantu peserta didik agar tetap mendapatkan layanan pendidikan tanpa terhambat persoalan ekonomi,” jelas Purwanto. Ia menegaskan penyaluran beasiswa dilakukan tepat sasaran dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 M pada Tahun Anggaran 2025 untuk mendukung program ini. Total penerima beasiswa mencapai 9.401 siswa, terdiri dari 4.641 siswa sekolah negeri dan 4.760 siswa sekolah swasta. Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp3.600.000 selama masa pendidikannya.

Purwanto menekankan bahwa beasiswa ini menjadi solusi agar anak-anak di Jawa Barat tidak terhambat pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.

“Tidak boleh ada anak Jawa Barat yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi. Negara harus hadir memastikan semua anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar dan meraih masa depan,” pungkasnya.

Program Beasiswa Personal Pancawaluya diharapkan mampu mendorong pemerataan pendidikan, menekan angka putus sekolah, dan membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi akademik maupun keterampilan vokasi secara optimal. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Diskominfo Toba Dorong KIM Jadi Jembatan Informasi Pemerintah dan Masyarakat
Kabut Asap Menebal, Disdikpora Toba Imbau Sekolah Hentikan Aktivitas Luar Ruangan
Tekan Harga dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Toba Segera Gelar Gerakan Pangan Murah
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Penerbangan, Pemerintah Tutup Sejumlah Bandara
Pemkab Taput Hadiri Bersholawat dan Santuni Anak Yatim di Tarutung
Wabup Taput Tekankan Evaluasi Kinerja, Inovasi Pelayanan dan Transparansi Publik
komentar
beritaTerbaru