Selasa, 07 April 2026

Anak Muda Pesisir Selatan Jabar Belajar Melestarikan Budaya di Jampang Creative Camp 2

Kamis, 12 Februari 2026 09:18 WIB
Anak Muda Pesisir Selatan Jabar Belajar Melestarikan Budaya di Jampang Creative Camp 2
Peserta Jampang Creative Camp (JCC) 2 bersama masyarakat pesisir mengikuti prosesi budaya Nganteuran Sagara di Pantai Minajaya, Kabupaten Sukabumi. (Dok/Jabarprov)
Sukabumi (buseronline.com) - Pantai Minajaya di Kabupaten Sukabumi disulap menjadi ruang belajar terbuka bagi generasi muda melalui penyelenggaraan Jampang Creative Camp (JCC) 2 yang berlangsung pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

Kegiatan ini mengusung pendekatan pendidikan kreatif berbasis seni, budaya, dan kesadaran ekologis dengan memanfaatkan lanskap pesisir selatan Jawa Barat sebagai media belajar, berkarya, sekaligus berkolaborasi.

Program tersebut digagas para pemuda Pajampangan yang tergabung dalam komunitas Pakidolan Lab (Eco Art & Cultural Laboratory) di bawah naungan Yayasan Sri Manggala Nusantara, Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi. Setelah sukses digelar perdana pada 2025 dengan konsep camping creative bertema lingkungan, tahun ini JCC kembali dilaksanakan dengan cakupan lebih luas.

Pelaksanaan JCC 2 berkolaborasi dengan Multimedia Nusantara Polytechnic dan menjadi bagian dari Program Inovasi Seni Nusantara 2025 yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia. Kegiatan ini juga melibatkan Global Geopark Youth Forum (GGYF), serta mendapat dukungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, kalangan akademisi, hingga berbagai komunitas lokal.

Mengangkat tema “Kutamadu Nu Jadi Mahkota, Laut Kidul Purba Kudu Jadi Harta”, peserta diajak mengenali Pantai Minajaya yang secara historis dikenal sebagai Kutamara, kawasan dengan kekayaan geologi purba, budaya pesisir, serta pengetahuan ekologis yang relevan dengan tantangan lingkungan masa kini.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi budaya Nganteuran Sagara, tradisi masyarakat pesisir Minajaya sebagai ungkapan syukur dan penghormatan terhadap Laut Kidul sebagai sumber kehidupan.

Prosesi tersebut meliputi ritual mepes laut, ngarujak dengan garam, larung saji, hingga kirab hantaran pangan dari wilayah Jampang menuju pantai. Para peserta terlibat langsung bersama warga sebagai upaya mengenal kearifan lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran ekologis.

Selain itu, JCC 2 juga menghadirkan talkshow, lokakarya, serta pendampingan ide kreatif yang menekankan praktik langsung dan pembelajaran kontekstual. Diskusi sejarah, budaya, dan geologi pesisir menjadi materi utama untuk memperkuat pemahaman bahwa laut dan daratan merupakan satu kesatuan ekosistem yang harus dijaga bersama.

Sebagai bentuk refleksi artistik atas kondisi pesisir, peserta juga menampilkan karya seni bertajuk “Beach, Body, Broken”, pertunjukan tari kontemporer yang dipadukan dengan teknologi projection mapping.

Karya tersebut dibawakan gabungan sanggar tari Pajampangan dengan dukungan kolaborasi visual dari Multimedia Nusantara Polytechnic. Tubuh manusia dijadikan medium ekspresi untuk menggambarkan kerentanan ekosistem pantai, dengan simbol mangrove sebagai penanda perubahan lanskap pesisir sekaligus peringatan terhadap krisis lingkungan.

Tak hanya edukasi dan seni, kegiatan ini juga diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman mangrove di kawasan Pantai Minajaya. Penanaman melibatkan peserta dan masyarakat setempat sebagai langkah konkret menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Aksi tersebut sekaligus memperkuat kesadaran kolektif bahwa kawasan pantai bukan hanya destinasi wisata, melainkan ruang hidup yang perlu dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan.

Melalui Jampang Creative Camp 2, Pantai Minajaya kini diposisikan sebagai ruang temu antara seni, pendidikan, pengetahuan lokal, serta gerakan pelestarian lingkungan. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, peduli budaya, dan tangguh dalam merawat masa depan pesisir selatan Jawa Barat. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru