Bogor (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu ti, melakukan kunjungan ke SMP Negeri 2 Babakan Madang dan SD Negeri Bojongkoneng 02, Kabupaten Bogor, Jumat, untuk meninjau secara langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Revitalisasi Sekolah.
Kegiatan ini bertujuan memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Program Revitalisasi Sekolah diarahkan untuk menghadirkan lingkungan fisik yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Sarana dan prasarana yang memadai menjadi fondasi penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung optimal sekaligus memberikan rasa aman bagi murid dan tenaga pendidik.
Di SMP Negeri 2 Babakan Madang, yang memiliki 480 murid, program revitalisasi telah merehabilitasi tiga ruang kelas dan membangun fasilitas toilet baru yang selesai pada Desember 2025.
Kepala sekolah menyampaikan bahwa bantuan ini sangat membantu menciptakan suasana belajar yang lebih baik dan mendukung semangat belajar siswa.
Sementara di SD Negeri Bojongkoneng 02, dengan jumlah murid 291, Mendikdasmen meninjau kesiapan sekolah menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Sekolah ini telah menerima bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi enam ruang kelas, ruang perpustakaan, toilet lama, ruang UKS, ruang administrasi, pembangunan satu ruang kelas baru, serta satu paket toilet baru.
Kepala SD Negeri Bojongkoneng 02, Ade Irma Suryani, menjelaskan, sebelum revitalisasi, kondisi sekolah menghadapi berbagai kendala, seperti bocornya atap dan kerusakan lantai, yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan anak-anak. Setelah revitalisasi, sekolah kini menjadi lebih aman, nyaman, dan menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas program revitalisasi ini. Sekolah menjadi lebih nyaman, anak-anak lebih bahagia, dan semangat belajar mereka meningkat. Terlebih, dengan dukungan program dari Bapak Presiden, pembelajaran di sekolah semakin baik,” ujar Ade.
Rasa nyaman tersebut diperkuat melalui Program Makan Bergizi Gratis. Anak-anak mendapatkan asupan gizi seimbang yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga disajikan dengan cita rasa yang enak, sehingga menunjang energi dan semangat mereka dalam belajar.
Di SMP Negeri 2 Babakan Madang, Mendikdasmen berinteraksi langsung dengan murid dan guru, serta meninjau suasana belajar di sekolah yang telah menerima revitalisasi.
Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, ditambah pemenuhan gizi anak, menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif.
Di SD Negeri Bojongkoneng 02, Mendikdasmen meninjau kesiapan murid kelas VI menghadapi TKA setelah menikmati MBG. Ia menyampaikan pesan agar anak-anak tetap semangat dan gembira saat mengerjakan tes.
“Persiapkan dengan baik, tetap gembira, semangat, dan jangan takut saat mengerjakan TKA. Kalau dikerjakan dengan perasaan senang, nanti jadi senang mengerjakannya,” ujar Mendikdasmen.
Dilansir dari laman Kemendikdasmen, Mendikdasmen menegaskan bahwa MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif. Anak-anak dibiasakan berdoa sebelum dan sesudah makan, serta melatih ketertiban dan kerapihan saat makan bersama.
Ia menekankan pentingnya kebiasaan hidup sehat, yang perlu diterapkan di sekolah maupun di rumah. “Kalau makan makanan yang sehat dan bergizi, kalian akan menjadi anak-anak yang sehat dan kuat. Kurangi makanan instan, biasakan makan sehat, karena kalian adalah generasi yang nanti akan memimpin Indonesia,” katanya.
Abdul Mu’ti mendorong murid memiliki cita-cita tinggi dan semangat belajar yang kuat. Lingkungan sekolah yang aman, nyaman, didukung gizi baik, serta suasana belajar menyenangkan menjadi fondasi penting untuk menyiapkan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Generasi Emas Indonesia 2045. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar