Jakarta (buseronline.com) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Ia dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia dalam ajang Anugerah INDOPOSCO yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 INDOPOSCO, Selasa, di Jakarta.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi kepemimpinan Abdul Mu’ti dalam memperkuat pendidikan karakter melalui kebijakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yang kini menjadi salah satu program strategis Kemendikdasmen di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Program 7 KAIH menitikberatkan pada pembiasaan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari anak, guna membentuk generasi yang sehat, berkarakter, serta siap bersaing di masa depan.
Pendekatan ini tidak hanya diterapkan di lingkungan sekolah, tetapi juga melibatkan keluarga, masyarakat, hingga media sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.
Adapun tujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.
Dalam prosesi penganugerahan, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti diwakili Staf Khusus Menteri Bidang Media, Ma’ruf El Rumi, yang menerima langsung penghargaan tersebut.
Penghargaan ini sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen Kemendikdasmen dalam menempatkan pendidikan karakter sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.
Dalam sambutan tertulis Mendikdasmen yang dibacakan Ma’ruf, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.
“Ki Hajar Dewantara menyebutkan tiga pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dalam perkembangan saat ini, media menjadi elemen penting yang turut membentuk cara berpikir, cara belajar, serta perilaku anak-anak dan pelajar kita,” ujarnya.
Menurut Abdul Mu’ti, pembiasaan kebiasaan baik sejak dini menjadi kunci utama dalam membangun karakter pelajar Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya peran media di tengah derasnya arus informasi digital.
“Media diharapkan dapat memberikan arah yang benar dalam mengakses informasi, menghadirkan konten yang mendidik, serta bersama-sama membantu membangun karakter generasi muda Indonesia,” lanjutnya.
Kemendikdasmen, kata dia, terus mendorong implementasi 7 KAIH sebagai gerakan nasional melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
Program ini telah mendapat respons positif dari masyarakat luas dan didukung berbagai kanal digital sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter secara menyeluruh.
Sementara itu, Anugerah INDOPOSCO diberikan kepada individu, lembaga pemerintah dan swasta, serta kelompok masyarakat yang dinilai konsisten menghadirkan dampak positif bagi publik.
Pada peringatan lima tahun ini, INDOPOSCO mengusung tema “Kepak Membawa Dampak”, yang menegaskan peran media sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan praktik baik dan mendorong perubahan sosial.
Penghargaan tersebut menjadi penegasan komitmen berkelanjutan Kemendikdasmen dalam mencetak generasi pelajar Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, sehat, dan berdaya saing global. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
komentar