Jateng Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan
Batang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan
Hukum & Peristiwa 21 menit lalu
Cianjur (buseronline.com) - Upaya menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan memperluas akses pembelajaran bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk melalui lembaga pendidikan nonformal dan pendidikan anak usia dini.
Salah satu wujud nyata upaya tersebut terlihat di PKBM Bhayangkara dan PAUD Kunang-Kunang, Desa Batulawang, Kabupaten Cianjur, yang tetap konsisten menjalankan kegiatan belajar meskipun berada di lingkungan masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.
Pengelola PKBM Bhayangkara dan PAUD Kunang-Kunang, Sri Ningsih, menjelaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya melayani anak usia dini serta peserta didik pendidikan kesetaraan.
Mayoritas peserta didik berasal dari keluarga petani penggarap. Anak-anak PAUD berusia 5 hingga 7 tahun mengikuti pembelajaran dasar, sementara peserta didik PKBM berusia 17 hingga 20 tahun tetap bersekolah di sela-sela aktivitas membantu orang tua.
“Kami berupaya agar proses belajar tetap berjalan dan relevan dengan kebutuhan murid. Harapannya, setiap dukungan yang diterima dapat memberi dampak nyata bagi keberlangsungan pembelajaran dan masa depan mereka,” ujar Sri Ningsih.
Sebagai bagian dari penguatan digitalisasi pembelajaran, PKBM Bhayangkara dan PAUD Kunang-Kunang menerima bantuan Papan Interaktif Digital (PID). Perangkat tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih variatif, interaktif, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Sri Ningsih menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah melalui Kemendikdasmen. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi motivasi bagi pendidik dan peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Dengan adanya Papan Interaktif Digital ini, kami berharap anak-anak semakin semangat belajar. Cara belajarnya jadi lebih menarik dan materi yang dipelajari lebih beragam. Mudah-mudahan lulusan ke depan bisa lebih berkualitas,” ungkapnya.
Kegembiraan anak-anak semakin terasa saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti berkunjung langsung ke PKBM Bhayangkara dan PAUD Kunang-Kunang, Senin.
Dalam kunjungannya, dilansir dari laman Kemendikdasmen, Mendikdasmen berinteraksi dengan murid dan guru, sekaligus mencoba langsung penggunaan Papan Interaktif Digital.
Anak-anak tampak antusias saat diajak menulis, mewarnai, dan menggambar menggunakan perangkat tersebut. Suasana belajar berlangsung hangat, cair, dan penuh semangat.
Kedekatan Mendikdasmen dengan para murid berlanjut hingga akhir kunjungan. Ia mengajak seluruh anak bernyanyi bersama lagu “Di Sini Senang, Di Sana Senang”, menciptakan momen kebersamaan yang membekas bagi warga sekolah.
“Semangat ya, rajin belajar. Semoga sekolahnya terus berjalan dan anak-anaknya terus maju,” pesan Mendikdasmen kepada para murid.
Dalam kesempatan itu, Mendikdasmen menegaskan bahwa penguatan pendidikan tidak hanya dilakukan melalui sistem sekolah formal, tetapi juga melalui penguatan sistem belajar yang lebih luas.
“Kami memperkuat pendidikan tidak sekadar dengan sistem sekolah (schooling), tetapi juga dengan sistem belajar (learning). Pendidikan tidak hanya diselenggarakan di sekolah formal, tetapi juga di lembaga pendidikan nonformal dan informal,” jelasnya.
Penguatan tersebut dilakukan melalui berbagai jalur, seperti kursus, program kesetaraan, sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, hingga pendidikan berbasis keluarga. Dengan pendekatan ini, akses pendidikan diharapkan semakin merata dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Mendikdasmen juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Sekolah harus menjadi ruang yang bebas dari kekerasan dan perundungan, sekaligus tempat yang menyenangkan untuk tumbuh dan berkembang.
“Usia dini adalah masa emas. Kalau dari kecil cara belajarnya dan gaya hidupnya sudah tidak tepat, akan sulit membentuk perkembangan berikutnya. Karena itu, pendidikan di rumah, di sekolah, dan di masyarakat harus sama-sama kita perkuat,” tegasnya.
Melalui penguatan pendidikan formal, nonformal, dan informal secara beriringan, Kemendikdasmen berkomitmen memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan belajar yang setara, relevan, dan bermakna demi masa depan yang lebih baik. (R)
Batang (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi ancaman kekeringan yang diperkirakan
Hukum & Peristiwa 21 menit lalu
Manggarai (buseronline.com) Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing
Kesehatan satu jam lalu
Medan (buseronline.com) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membuka peluang kerja sama dengan Belgia di berbagai sektor str
Ekonomi 2 jam lalu
Bandung (buseronline.com) Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kota Bandung terus memperluas akses literasi masyarakat melalui berbagai
Pendidikan 3 jam lalu
Slawi (buseronline.com) Sebanyak 362 putraputri Kabupaten Tegal mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui Pr
Pendidikan 4 jam lalu
Jakarta (buseronline.com) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengerahkan 314 tenaga kesehatan untuk menangani dampak kesehatan akibat keb
Kesehatan 5 jam lalu
Garut (buseronline.com) Pemerintah Kabupaten Garut dan Kabupaten Tabalong bertukar strategi dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Me
Ekonomi 6 jam lalu
Lembang (buseronline.com) Dua Siswa Pendidikan Sespimma (Serdik Sespimma) membantu mengamankan situasi dalam peristiwa dugaan penganiayaan
Hukum & Peristiwa 7 jam lalu
London (buseronline.com) Chelsea mengawali Premier League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis 32 atas Fulham di Craven Cottage, pada 25
Olahraga 8 jam lalu
Medan (buseronline.com) Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Belgia untuk Indonesia David Jor
Ekonomi 9 jam lalu