Senin, 07 September 2026

Bupati Harno: Guru adalah Pilar Kemajuan SDM, PGRI Diminta Tingkatkan Profesionalisme

Kamis, 05 Februari 2026 09:12 WIB
Bupati Harno: Guru adalah Pilar Kemajuan SDM, PGRI Diminta Tingkatkan Profesionalisme
Bupati Rembang Harno menyampaikan sambutan sekaligus membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kabupaten Rembang Masa Bakti XXIII Tahun 2026 di Pendapa Museum RA Kartini, Rembang, Sabtu (31/1/2026). (Dok/Diskominfo Jateng)
Rembang (buseronline.com) - Guru memegang peran strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan masa depan daerah. Kemajuan suatu wilayah dinilai tidak bisa dilepaskan dari mutu pendidikan yang dihasilkan.

Hal itu diteegaskan Bupati Rembang, Harno, saat membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rembang Masa Bakti XXIII Tahun 2026 di Pendapa Museum RA Kartini, Sabtu.

Menurutnya, guru merupakan ujung tombak dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.

“Konkerkab ini menjadi momentum untuk memperkuat peran PGRI sebagai penggerak profesionalisme guru,” ujar Harno dalam sambutannya.

Bupati menilai, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Transformasi digital, pesatnya perkembangan teknologi, hingga perubahan sosial menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.

Ia menegaskan, guru tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar, sekaligus menanamkan nilai kebangsaan serta akhlak mulia kepada peserta didik.

“Guru harus terus belajar dan beradaptasi, tanpa meninggalkan nilai moral dan karakter,” tegasnya.

Harno menambahkan, keseimbangan antara kecakapan teknologi dan pembentukan karakter menjadi kunci penting dalam sistem pendidikan di era digital saat ini.

Pada kesempatan tersebut, dilansir dari laman Diskominfo Jateng, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rembang untuk terus memperkuat sinergi dengan PGRI serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Upaya ini diarahkan guna mewujudkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru, serta perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Sinergi dengan PGRI akan terus kami perkuat demi peningkatan kualitas pendidikan,” imbuhnya.

Melalui pelaksanaan Konkerkab I ini, Harno berharap PGRI Kabupaten Rembang mampu merumuskan program kerja yang realistis, terukur, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

Program tersebut diharapkan dapat menjawab tantangan pendidikan di era digital sekaligus memperkuat peran guru sebagai pembentuk karakter generasi muda.

“Saya berharap, Konkerkab ini melahirkan keputusan terbaik bagi dunia pendidikan Rembang,” pungkasnya. (R)
Editor
: GY Simanjuntak MSi
beritaTerkait
Sejumlah Gunung Masih Siaga, Abu Anak Krakatau Terdeteksi hingga Jakarta
Prabowo Terima Dubes AS untuk ASEAN, Bahas Penguatan Kemitraan Strategis
KPK Kawal Pembenahan Tata Kelola ASDP Pascapenindakan
Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Dapat Pengobatan Gratis
20 Sekolah di Kabupaten Bekasi Selesai Jalani Verifikasi Adiwiyata 2026
Kemenkes dan OJK Perkuat Pembiayaan Kesehatan melalui Kolaborasi Asuransi dan Rumah Sakit
komentar
beritaTerbaru